Selasa, 15 Desember 2020

Doa minta ampun dari 401 dosa besar lahir

467 dosa besar ( 66 batin + 401 lahir)
(Al Imam Alhafidz Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin 'Ali bin Hajar Al Haitsami dalam kitabnya Azzawajir 'an iqtirofil kaba-ir)
الباب الثانى فى الكبائر الظاهرة
كتاب الصلاة 
باب الآنية
Ya Allah Ya Dhohir Ya Bathin Ya Ghoffar Ya Ghofur ...
Hamba mencoba muhasabah diri
Ya Rabb .... seandainya hamba dulu pernah (67)makan/minum menggunakan piring/gelas emas atau perak...ampuni ya Rabb.
باب الاحداث
Jika hamba pernah (68) melupakan Alqur'an, atau satu ayat dari Alqur'an, atau satu huruf dari Alqur'an, ampuni ya Rabb. 
Hamba masih suka (69) Jidal dan miro'/bertengkar, adu argumentasi dan memaksakan pendapat hamba pada orang lain dan mencari menang sendiri soal Alqur'an/agama, ampuni ya Ghoffaar.
Ya Allah ya Dhohir ya Bathin ya Ghoffar ya Ghofur ..... 
باب قضاء الحاجة
Engkau tahu ketika hamba (70) berak/kencing di jalan; hingga hamba (71) tidak menjaga badan/pakaian hamba dari air kencing tersebut ..ighfir lana
باب الوضوء
Meski hamba sudah terbiasa berwudlu tetapi kadang (72) meninggalkan sesuatu kewajiban min wajibatil wudlu;  ampuni ya Ghoffar
باب الغسل
Jika hamba pernah meninggalkan sesuatu kewajiban (73) min wajibatil ghusli, (74) membuka aurot tanpa keadaan darurat, antara lain masuk kamar mandi tanpa busana yang menutupi aurot, ampuni dosa dosa tersebut ya Rabb
باب الحيض
AstaghfiruKa ya Robbaah jika hamba pernah (75) menggauli istri saat sedang haidl .... ya Ghoffar
كتاب الصلاة
Jika hamba pernah (76) sengaja tinggal shalat, (77) sengaja mengakhirkan  atau mendahulukan shalat dari ketetapan waktu tanpa udzur seperti safar/sakit.
Jika hamba pernah (78) tidur diatas loteng yang tidak ada pagarnya/melakukan sesuatu yang bisa menyebabkan kecelakaan diri hamba sendiri, ampuni ya Rabb.
Seandainya hamba sering (79) meninggalkan satu kewajiban dalam shalat yang kewajiban tersebut sudah mujma' 'alaih atau diperselisihkan menurut pendapat yang mewajibkan seperti tidak thuma'ninah dalam ruku' ... ighfir lii.
باب شروط الصلاة
Ya Allah, jika hamba pernah (80) memakai wig/minta dipakaikan wig, (81) membuat tatoo dan minta di tatoo, (82) meratakan gigi/pangur dan atau minta di pangur, (83) mencukur alis/minta dicukur alis, hamba mohon ampun ya Dhohir.
Ya Allah ya Dhohir... jika hamba sering (84) lewat di depan orang yang sedang shalat padahal ia sudah menggunakan tanda pembatas yang memenuhi syarat, ampuni ampuni ya Rabb.
باب صلاة الجماعة
Ya Allah ya Dhohir.... (85) Kesepakatan penduduk desa/kota/se tingkat desa/kota untuk tidak mengadakan shalat berjamaah meski hanya sekali satu shalat fardlu yang lima padahal syarat wajib jamaah telah terpenuhi... itu dosa besar ya Rabb .. ampuni kami.
Ya Rabb, ampuni hamba ketika hamba (86) menjadi imam sedang para makmum membenci hamba.
Ampuni hamba yang pernah (87) memotong barisan shalat, ampuni hamba (88) tidak meluruskan barisan shalat, ampuni ya Rabb. Ampuni dosa besar hamba (89) mendahului imam, (90) memandang keatas, (91)tengak-tengok, (92) berkacak pinggang ketika shalat. Bahkan (93) menjadikan kuburan untuk masjid, (94) menyalakan lampu di kuburan, (95) menjadikan kuburan sebagai berhala, (96) mengelilingi /thawaf di kuburan, (97) menciumi nisan kubur, (98) shalat menghadap kuburan ... ampuni hamba ya Ghoffar.
باب السفر
(99)  Safarul insani wahdah, itu dosa dan hamba akui  ya Dhohir ....masih sering hamba membiarkan (100) Wanita bepergian sendiri lewat jalan yang sebenarnya tidak aman bagi kesucian alat vitalnya,  ampunilah hamba karena sebenarnya itu kesalahan hamba yang tidak berani tegas mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, dan ampuni juga mereka.
Ya Rabb, hamba sering (101) berthiyaroh/ mengurungkan rencana bepergian karena merasa akan kena sial, itu dosa ya Rabb ampuni hamba yang hina ini.
باب صلاة الجمعة
Ya Rabb, hamba pernah (102) meninggalkan shalat Jum'ah beserta jamaah tanpa uzur walau hamba tetap mengerjakan shalat Dhuhur, hamba sering (103) melangkahi leher orang pada hari Jum'ah,  hamba sering lakukan dosa (104) duduk di tengah-tengah halqoh/kalangan, ampunilah hamba ya Rabb.
باب اللباس
Ya Dhohir, jika diantara kaum (105) laki-laki/waria (mungkin hamba sendiri) mengenakan sutra murni atau pakaian yang dominan sutranya daripada campurannya, bukan dari lahiriahnya saja, pemakaian tersebut tanpa adanya uzur seperti menjauhi kutu atau gatal, ampuni ya Rabb, jika (106) lelaki baligh dan berakal sehat (bisa jadi hamba) memakai emas seperti cincin atau memakai perak selain cincin, ampuni ya Rabb.
Jika (107) lelaki menyerupai perempuan dalam hal sifatnya khususiah menurut adat seperti pakaian, tutur kata, gerak tubuh; dan sebaliknya. Jika masih ada (108) wanita (apalagi itu anak perempuan/istri hamba) mengenakan pakaian tipis sampai nampak warna kulit, lekuk tubuh dan lenggang-lenggoknya, itu juga kesalahan hamba ya Rabb.
Ya Dhohir, Engkau mengetahui akan hamba yang masih suka (109) memanjangkan celana,baju,lengan baju,atau asesoris lainnya karena kesombongan maka ampuni hamba. Jika hamba masih (110) berjalan dengan congkak, masih (111) menyemir semisal rambut jenggot dengan semir hitam tanpa tujuan seperti jihad, ampuni ampuni ampuni Rabb
كتاب الاستسقاء
Jika (112) sehabis turun hujan hamba pernah berucap :"Waktu hujan tadi sebab semalam nampak bintang anu" dengan keyakinan bahwa bintang tersebut punya kekuatan. Dosa tersebut karena kebodohan hamba, mohon ampun ya Rabb.
كتاب الجنائز
Ya Dhohir, (113) ketika kena musibah hamba mencakar diri sendiri, (114) menampar pipi sendiri, (115) merobek lengan baju sendiri, (116) meratap,  dan ikut (117) mendengar ratapan orang kena musibah, ampuni dosa hamba Rabb (118)ketika kena musibah lalu mencukur habis rambut kepala/mencabut rambut/berdoa dengan ucapan "celaka aku"/"binasa aku",  ampuni ampuni ampuni hamba.
Ya Rabb, ampuni dosa hamba (119) memecahkan tulang mayat, dosa (120) duduk diatas kuburan, dosa (121) membuat masjid diatas kuburan, dosa (122) menyalakan lampu di kuburan, ampuni ya Rabb.
Ya Dhohir ya Bathin, jika hamba masih membiarkan (123) perempuan (tak terkecuali istri dan putri hamba) ziarah dan mengiringkan jenazah ke kuburan, ampuni ya Rabb, itu ketidak tegasan hamba dalam nahi munkar.
Ya Allah, hamba pernah (124) meruqyah dengan ruqyah ghoiri syar'iyyah, dan (125) mengalungkan jimat, dan hamba pernah merasa (126) tidak suka ketemu Engkau ya Allah, ampuni hambaMu ya Dhohir ya Ghofur.
كتاب الزكاة
Betapa bodohnya hamba (127) tidak membayar zakat; (128) menunda pembayaran zakat padahal tanpa uzur syar'i, ya Rabb ... hamba berdosa sebab (129) kikir terhadap orang faqir yang benar-benar membutuhkan pertolongan atau sedang dipenjara. Ya Rabb ... seandainya hamba dipercaya kaum Muslimin untuk mengelola zakat dan hamba (130) berkhianat dalam membagi zakat, ampuni ampuni ampuni ya Rabb
Ya Dhohir ya Bathin ... jauhkanlah hamba dari (131) jibayatil mukuus wad dukhul fi syai-in min tawabi'iha kal kitabati 'alaiha la biqoshdi hifdhi huquqinnas ila an turodda ilaihim in tayassaro. (132) Orang berecukupan (punya harta atau pekerjaan) seperti hamba ...kok masih minta sedekah sekedar mengharap (thoma') atau berharap biar tambah-tambah ... ampuni dosa tersebut ya Rabb.
Hamba masih saja (133) meminta-minta dengan nyinyir (al-ilhahu fis su-al al-mu-addi idza-an syadidan). 
Hamba pernah (134) menolak tanpa alasan terhadap kerabat atau budak yang membutuhkan sesuatu, padahal hamba sebenarnya mampu dan tidak udzur untuk menolaknya... ampuni ya Rabb.
(135) Menyebut-nyebut pemberian.
(136) Tidak mau memberikan kelebihan air.
(137) Mengingkari kebaikan orang lain. Itu semua hamba masih belum mampu meninggalkannya, betapa ragamnya dosa-dosa besar yang hamba kerjakan ya Dhohir  .. ampuni dosa dosa hamba.
(138) Meminta selain jannahNya bi wajhillah adalah dosa besar...ampuni ya Rabb. Tetapi (139) "tidak mau memberi kepada orang yang meminta-minta bi wajhillah" dosa besar pula. Ampuni ya Allah ya Bathin ya Dhohir ya Ghoffar ya Ghofuur.
كتاب الصيام
(140) Jika hamba pernah tidak berpuasa di hari-hari bulan Ramadlan ... ampuni ya Rabb. (141) Andai hamba pernah membatalkan puasa Ramadlan dengan berhubungan badan atau dengan perkara yang membatalkan puasa selain itu tanpa udzur seperti sakit; (142) hamba pernah menunda menqodlo puasa Ramadlan yang sengaja hamba meninggalkannya ... ampuni ya Rabb; (143) Jika istri hamba berpuasa bukan puasa wajib tanpa minta persetujuan hamba..ampuni mereka ...
(144) Jika hamba khilaf berpuasa di dua hari tasyriq, ampuni ya Rabb
كتاب الاعتكاف
(145) jika hamba tidak melaksanakan nadzar i'tikaf, (146) jika hamba khilaf membatalkan i'tikaf dengan semisal hubungan badan, (147) jika hamba khilaf berhubungan badan dengan istri dalam masjid walau sama-sama sedang i'tikaf...maka ampunilah dosa khilaf tersebut ya Rabb. 
كتاب الحج
Ya Allah ya Bathin ya Dhohir ...kalau diantara kami telah (148) mampu melaksanakan ibadah haji tapi tidak melaksanakannya sampai mati, 
kalau diantara kami ada yang (149) jima' sebelum tahallul awal ketika haji/umrah, atau, (150) saat berihram haji/umrah membunuh hewan buruan liar yang boleh di makan dagingnya ... ampuni ya Rabb. Andai diantara kami ada (151) istri yang melaksanakan ihram haji/umrah tanpa izin suami meski tidak keluar rumah; ampuni mereka ya Rabb, jika diantara kami (152) Menghalalkan Baitul Haram
(153) Melakukan kejahatan di Tanah Haram Mekkah
(154) Menakut-nakut penduduk Madinah
(155) Menginginkan sesuatu yang negative bagi penduduk Madinah
(156) Merintis perbuatan dosa/bid’ah di Madinah
(157) Menempatkan orang yang merintis dosa/bid’ah di Madinah
(158) Menebang pepohonan Madinah
(159) Memotong rerumputan Madinah
Ampuni ya Ghoffar ya Dhohir
كتاب الاضحية
Ya Dhohir ..... seandainya kami
(160) Mampu menyembelih udlhiyah tetapi tidak melaksanakannya
(161) Menjual kulit udlhiyah
kami sadar sekarang bahwa hal tersebut dosa besar, ampuni ya Rabb
كتاب الصيد والذبائح
Jika hamba pernah
(162) Menyiksa hewan seperti memotong hidung atau telinga
(163) Mencap muka hewan dengan besi yang dibakar (tatoo)
(164) Memasang hewan sebagai sasaran semisal panah
(165) Membunuh hewan tetapi tidak untuk dimakan dagingnya
(166) Tidak menyempurnakan dalam membunuh/menyembelih hewan
(167) Menyembelih hewan tanpa dengan menyebut nama Allah
(168) Melepas unta betina dibiarkan begitu saja lantaran suatu nazar
(169) Memberi nama dengan “Malikul Amlak”
(170) Makan sesuatu yang memabukkan yang suci seperti rumput yang memabukkan dan candu
(171) Minum darah
(172) Makan daging babi
(173) Makan bangkai
(174) Membakar hewan dengan api
(175) Makan sesuatu yang najis
(176) Makan sesuatu yang menjijikkan
(177) Makan sesuatu yang membuat madlarat
ampuni kami ya Ghoffar ya Dhohir
كتاب البيع                        
Ya Allah Yang Maha Pengampun ... curahkanlah maghfirohMu jika hamba pernah                                      (178) Menjual orang yang merdeka
(179) Makan riba
(180) Memberi makan riba
(181) Mengadministrasikan riba
(182) Memberikan kesaksian riba
(183) Usaha dalam lingkup riba
(184) Memberikan pertolongan riba
(185) Tipu muslihat tentang riba
ampuni ya Rabb
باب المناهى من البيوع
Ya Dhohir ... hamba pernah
(186) Mencegah perkawinan hewan piaraan
(187) Makan harta melalui jual beli yang terlarang
(188) Menimbun bahan makanan
(189) Memisahkan antara seorang ibu dengan anaknya yang belum mumayyiz
(190) Semisal menjual anggur segar dan anggur kering kepada pembeli yang diketahui bakal memproses anggur jadi minuman yang memabukkan
(191) Menjual amrod (budak laki-laki yang tidak berjenggot) kepada pembeli yang diketahui homo
(192) Menjual amat (budak perempuan) kepada pembeli yang akan membawanya sebagai pekerja sex komersial
(193) Menjual kayu dan lainnya kepada produsen alat lahwin
(194) Menjual senjata kepada kafir musuh
(195) Menjual khomr kepada peminum
(196) Menjual semacam rumput yang memabukkan kepada pemakai
(197) Jual beli najsy (pura-pura menawar dengan tawaran yang lebih tinggi bukan untuk membeli tetapi agar orang lain tertarik dan membelinya)
(198) Menjual kepada pembeli yang lebih dahulu sudah transaksi dengan penjual lain
(199) Membeli dari penjual yang lebih dahulu transaksi dengan pembeli lain
(200) Berbuat curang dalam jual beli
(201) Menjual harta dagangan dengan sumpah palsu
(202) Membuat makar (rencana jahat) dan menipu
(203) Mengurangi semisal takaran, timbangan, dan lain sebagainya
ampuni semua itu ya Rabb
باب القرض
Ya Rabb ... hamba pernah
(204) Memberi pinjaman dengan menarik manfaat lain
ampuni dosa hamba tersebut
باب التفليس
Hamba pernah
(205) Berhutang dengan niat tidak akan melunasinya
(206) Berhutang dengan tidak ada niat berhutang sebab memang tidak membutuhkannya, atau berhutang dan sejak awal tidak punya gambaran darimana membayarnya sedang yang berpiutang tidak mengetahuinya
(207) Menunda pembayaran hutang tanpa uzur setelah datangnya tagihan , ampuni ya Rabb
باب الحجر
Andai tak sengaja hamba pernah
(208) Makan harta anak yatim
(209) Infaq untuk sesuatu yang haram ... maka ampuni ya Rabb
باب الصلح
Hamba yakin pernah
(210) Menyakiti tetangga walaupun tetangga kafir dzimmi
(211) Membuat bangunan rumah melebihi kebutuhan karena sombong
(212) Merubah batas tanah
(213) Menyesatkan jalan orang buta
(214) Menggunakan jalan yang tidak biasanya dilewati orang tanpa izin pemiliknya
(215) Menggunakan jalan umum untuk sesuatu hal yang membuat orang lain merasa terganggu secara syar’i
(216) Menggunakan pagar rumah yang dimiliki bersama orang lain tanpa izin pemilik yang lain , ampun ya Rabb ya Dhohir
باب الضمان
Jika diantara kami ada
(217) Orang yang sudah menyanggupkan diri menanggung hutang orang lain dan mampu  kemudian tidak jadi menanggungnya
(218) Pengkhianatan salah satu dari dua orang yang berserikat
(219) Pengkhianatan seorang wakil terhadap yang mewakilkannya
maka ampunilah ya Ghofur
باب الشركة والوكالة    
         باب الاقرار
Andaikata ada
(220) Pengakuan bohong kepada ahli waris atau pengakuan bohong mengenai hutang atau tanggungan suatu benda kepada orang lain
(221) Orang sakit tidak mengikrarkan tentang hutang-hutangnya
(222) Pengakuan bohong tentang nasab
(223) Mengingkari nasabnya sendiri
mohon ampun ya Allah
باب العارية
Jika hamba 
(224) Menggunakan barang pinjaman tidak pada semestinya
(225) Meminjamkan barang pinjaman kepada orang lain lagi tanpa seizing pemiliknya
(226) Menggunakan barang pinjaman di luar waktu yang telah diperbolehkan menggunakannya
dosa besar ya Rabb .. ighfir li
باب الغصب
Hamba sering sengaja
(227) Ghosob
ampun ya Ghoffar ya Dhohir
باب الاجارة
Hamba barangkali pernah
(228) Menunda pembayaran upah buruh atau menahan sebagian upah buruh setelah selesai pekerjaannya, ampun takkan hamba perbuat lagi ... ampuni hamba
باب احياء الموات
Andai hamba berdosa karena
(229) Mendirikan bangunan di Arafah/Muzdalifah/Mina
(230) Melarang orang lain menggunakan fasilitas umum atau fasilitas khusus seperti tanah tanpa penghuni yang siapapun diperbolehkan menghidupkannya/seperti jalan umum atau masjid/pondok/sumber mata air, dan lain sebagainya yang tak nampak dan yang nampak
(231) Menyewakan sesuatu semisal jalan umum
(232) Menguasai air yang mubah dan tidak memberikannya kepada musafir .... ampuni semua itu ya Allah Yang Maha Pengampun
باب الوقف
Ya Allah jika hamba pernah
(233) Menyalahi/melanggar persyaratan orang yang waqaf
maka ampuni dosa tersebut
باب اللقطة
Jika hamba sering
(234) Menggunakan barang temuan sebelum mengumumkannya
(235) Memiliki dan menyembunyikan barang temuan dari pemiliknya setelah mengetahui si pemiliknya
(236) Mengambil anak temuan tanpa mempersaksikannya
maka hamba bertaubat ya Rabb
باب الوصية
Ketika hamba hendak sekarat
(237) Melanggar ketentuan wasiat
(238) Tidak wasiat
(239) Wasiat lebih dari sepertiga
ampuni ya Rabb
باب الوديعة
Hamba seringkali
(240) Mengkhianti amanah (titipan)
ampuni ya Rabb 

Juz II
كتاب النكاح
Jika diantara kami ada yang
(241) Tidak nikah (menjomblo)
(242) Melihat perempuan dengan syahwat
(243) Menyentuh perempuan dengan syahwat
(244) Menyendiri berduaan dengan perempuan
(245) Melihat amrod yang ganteng dengan syahwat
(246) Menyentuh amrod dengan syahwat
(247) Menyendiri berduaan dengan amrod dengan syahwat
(248) Menggunjing
(249) Diam mendengar gunjingan dalam arti rela dan membenarkan
(250) Memanggil dengan julukan yang buruk
(251) Memperolok-olok orang Muslim
(252) Kian kemari menghambur fitnah (Annamiimah)
(253) Perkataan orang yang bermuka dua
(254) Berdusta (Al-Buhtu)
(255) Wali perempuan melarang/menghalangi pernikahan
(256) Melamar perempuan yang telah dilamar oleh orang lain
(257) Seorang istri merusak perkawinan dengan suaminya
(258) Seorang suami merusak perkawinan dengan istrinya
(259) Aqad nikah seorang laki-laki dengan muhrim nasab/sepersusuan/mertua meskipun tidak mencampurinya
(260) Lelaki yang telah menceraikan istrinya rela adanya laki-laki lain yang menjadi muhallil (mengawini mantan istrinya dengan maksud agar lelaki tadi bisa meruju’ kembali)
(261) Mantan istri rela dinikahi tahlil
(262) Muhallil rela melakukan nikah tahlilnya
(263) Seorang suami yang menyebarkan rahasia istrinya sendiri seperti menceritakan detail percumbuannya
(264) Seorang istri yang menyebarkan rahasia suaminya sendiri seperti menceritakan detail percumbuannya
(265) Mensodomi istri
(266) Menggauli istri di depan perempuan lain atau laki-laki lain
ampuni ya Ghoffar
باب الصداق
Jika ada diantara kami
(267) Mengawini perempuan dengan niatan tidak akan membayar mas kawinnya jika si istri memintanya, maka betapa besar dosanya ya Rabb... ampunilah kami
باب الوليمة
Jika hamba pernah
(268) Membuat gambar yang bernyawa
(269) At-tathofful (menghadiri perjamuan tanpa undangan)
(270) Tamu makan kekenyangan tanpa mengetahui ridlo yang empunya
(271) Seseorang makan makanannya sendiri sampai menyebabkan kemelaratan dirinya
(272) Berlapang-lapang/bersenang-senang dengan lahap dan congkak makan macam-macam makanan dan minuman, ampuni ya Rabb
باب عشرة النساء
Jika yang poligami diantara kami
(273) Memenangkan salah satu istri dan menzalimi istri yang lainnya
(274) Suami yang meniadakan hak-hak istri seperti mas kawin, nafkah, dan lain sebagainya
(275) Istri yang tidak melaksanakan kewajiban seperti melayani suami
(276) Saling memutus hubungan lebih dari 3 hari (jotakan : bahasa Jawa)
(277) Memalingkan muka dari saudara Muslim
(278) Attasyaahun (perubahan hati yang mengarah kepada salah satu 2 di atas)
(279)  Seorang istri keluar rumah dengan berhias diri dan memakai wewangian walaupun mendapat izin suami
(280) Istri yang nusyuz (purik : bahasa Jawa) seperti keluar rumah tanpa izin dan ridlo suami, bukan darurat syar’iyyah , ampuni ya Rabb
باب الطلاق
Jika diantara kami ada
(281) Istri yang minta cerai tanpa alasan
(282) Ad-diyatsah (membiarkan istri membaur dengan para kaum laki-laki dan perempuan/membaur dengan kaum laki-laki dan amrod dalam sesuatu yang diharamkan)
(283) Al-qiyadah (memberikan wanita lain berbaur dengan kaum laki-laki/amrod dalam sesuatu yang diharamkan), ampuni ya Rabb
باب الرجعة
Jika diantara kami ada yang
(284) Menggauli mantan istri sebelum dirujuk kembali, 
dan bertaubat, ampuni ya Rabb
باب الايلاء
Andai ditengah kami ada
(285) Sumpah suami untuk  tidak menggauli istrinya lebih dari 4 bulan, dan sekarang bertaubat maka ampunilah dosanya
باب الظهار
Jika diantara kaum lelaki ada
(286) Suami yang menyerupakan istri dengan ibunya, dan ia sadar akan dosanya ... ampuni ya Rabb
باب اللعان
Jika diantara kami ada yang
(287) Menuduh laki-laki/wanita yang baik-baik berbuat zina/sodomi
(288)  Diam atau menyetujui adanya tuduhan zina/sodomi kepada laki-laki/perempuan baik-baik
(289) Mencerca/memaki dan membiarkan jatuhnya harga diri orang Islam
(290) Membuka peluang orang lain melaknat/memaki kedua orang tuanya sendiri meski dirinya sendiri tidak memaki mereka
(291) Melaknati orang Islam lain
(292) Seseorang tidak mengakui nasabnya sendiri/orang tuanya sendiri
(293) Mengaku-ngaku orang lain sebagai ayahnya
(294) Mencaci maki nasab
(295) Seorang perempuan masuk ke lingkungan kaum yang bukan kumpulannya sendiri, terjadi perzinahan atau wath-i syubhat
ampuni ya Rabb
كتاب العدد
Jika ada yang
(296) Berbuat curang terhadap selesainya masa ‘iddah
(297) Perempuan yang dalam masa ‘iddah keluar tanpa uzur syar’i dari rumah yang wajib ia tempati sampai habis masa ‘iddahnya
(298) Perempuan yang ditinggal mati suaminya tidak melaksanakan ihdad (tidak berhias diri, tidak memakai wewangin dan tidak keluar rumah)
(299) Menggauli budak perempuan sebelum dimerdekakan
(300) Suami yang tidak memberi nafkah/pakaian kepada istrinya
(301) Menelantarkan keluarga seperti anak-anak yang masih kecil
(302) ‘Uquuqul waalidain (durhaka kepada kedua orang tua/salah satu dari dua orang tua)
(303) Memutuskan hubungan kekeluargaan
(304) Memerintah kepada budak yang bukan miliknya
(305) Budak yang merusak/menipu tuannya
(306) Budak yang minggat
(307) Mempekerjakan budak yang sudah dimerdekakan/memperbudak
(308)  Budak yang tidak mengerjakan kewajibannya
(309) Tuan yang tidak memberikan hak-hak budaknya
(310) Tuan yang memaksa budaknya untuk mengerjakan pekerjaan yang tidak semestinya
(311) Tuan yang selalu memukul/menyiksa budak/hewan piaraan/lainnya, seperti mengebiri budak walaupun yang masih kecil, dan lain sebagainya
(312)  Adu binatang
ampuni dosa besar tersebut ya Rabb
كتاب الجنايات
Siapapun yang
(313) Membunuh orang Islam/kafir Dzimmi dengan sengaja/serupai sengaja
(314)  Bunuh diri
(315) Menolong pembunuhan/muqoddimahnya
(316) Berada di tempat kejadian pembunuhan tetapi tidak mencegahnya
(317) Memukul orang Islam/kafir dzimmi tanpa alasan syar’i
(318) Menakut-nakuti orang Islam
(319) Menodongkan senjata kepada orang Islam
(320) Sihir yang tidak sampai menyebabkan kafir
(321) Mengajarkan sihir yang tidak sampai menyebabkan kafir
(322)  Belajar sihir yang tidak sampai menyebabkan kafir
(323)  Minta pelayanan sihir yang tidak sampai menyebabkan kafir
(324) Al-Kahaanah (memberitakan sesuatu yang gaib dan mengaku mendapatkannya dari jin/membuka praktek perdukunan)
(325) Al ‘Iroofah (mengaku mengerti penyebab sesuatu yang gaib, seperti mencari pencuri/barang yang hilang dari barang curiannya)
(326) Ath-thiyaroh (mempercayai kesialan dengan semacam suara burung)
(327)  Ath-Thorq (melempar kerikil/menggaris tanah untuk mengetahui yang gaib)
(328)  At-Tanjiim (mengaku mengerti hal-hal yang akan terjadi kemudian, seperti hujan, angin, tsunami, dan lain sebagainya)
(329)  Al-‘Iyaafah (melepas burung untuk mengetahui nasib baik/buruk)
(330) Mendatangi no 324
(331) Mendatangi no 325
(332) Mendatangi no 326
(333) Mendatangi no 327
(334) Mendatangi no 328
(335) Mendatangi no 329
ampuni dosa tersebut ya Rabb
كتاب البغاة
Jika diantara kami ada yang
(336) Al-Baghyu (membelot dari Imam)
(337) Naktsu bai’atil imam lifawaati ghorodlin dunyaawiyyin (mencabut kesetiaan kepada pimpinan karena hilangnya tujuan duniawi)
ampuni ya Rabb
باب امامة العظمى
Seandainya diantara kami ada
(338) Imam/Amir yang tidak percaya diri atau sadar bahwa ia bakal khianat
(339) Imam/Amir yang sengaja akan khianat
(340) Magang jadi Imam/Amir dengan politik uang dengan niatan seperti di nomor 338 dan 339
(341)  Kekuasaan pimpinan jaa-ir/fasiq terhadap urusan orang Islam
(342) Memecat pimpinan yang sholih dengan menggantikan yang lebih rendah darinya
(343) Imam/Amir/Qadli yang aniaya
(344) Imam/Amir/Qadli yang memperdaya rakyat
(345) Imam/Amir/Qadli yang memenangkan perkaranya untuk kepentingan pribadi
(346) Sultan/Amir/Qadli yang menzalimi orang Islam/Dzimmi, semisal makan harta, memukul, mencaci, dan lain sebagainya
(347) Sultan/Amir/Qadli yang mengalahkan orang yang teraniaya
(348) Sultan/Amir/Qadli yang masuk ke milliau orang dholim diserta ridlo atas kedholiman mereka
(349) Sultan/Amir/Qadli yang membantu kedholiman
(350) Sultan/Amir/Qadli yang mengadu domba dengan kebatilan
(351) Melindungi/menyembunyikan pelaku kejahatan syar’i dari kejaran orang yang akan menuntut haknya
dosa tersebut Engkau ampuni ya Dhohir ya Ghofur
كتاب الردة
Ya Allah
(352)  Ucapan seseorang mengumpat orang Islam lain dengan kata-kata “Hai Kafir!” dengan maksud tidak mengkafirkan sungguhan, tetapi sekedar mengumpat saja
(353) Ucapan seseorang mengumpat orang Islam lain dengan kata-kata “Hai musuh Allah!” dengan maksud tidak mengkafirkan sungguhan, tetapi sekedar mengumpat saja
perbuatan tersebut dosa besar ..maka ampuni ya Rabb
كتاب الحدود
Jika hamba pernah
(354) Memberikan bantuan keringanan hukuman kepada hukum pidana Allah
(355) Berbuat jahat kepada orang Islam, mengoreksi keberhasilannya sampai terhina di kalangan orang banyak
(356) Menampakkan ciri-ciri orang-orang Sholihin di depan umum, dan melakukan hal-hal yang terlarang meskipun dosa kecil
(357) Al-Mudaahanah fii iqoomati haddin min huduudillah (cuek terhadap pelaksanaan hukum pidana Allah)
(358) Zina
(359) Mensodomi istri sendiri (Alliwaath)
(360) Mensodomi binatang
(361) Mensodomi perempuan yang bukan istrinya
(362) Lesbian
(363) Menggauli budak perempuan milik bersama
(364) Suami yang menggauli istrinya yang sudah meninggal
(365) Bersebadan dalam pernikahan tanpa wali dan saksi
(366) Bersebadan dalam nikah mut’ah
(367) Bersebadan dengan budak perempuan yang disewakan
(368) Menahan perempuan yang zina dari pelakunya
(369) Mencuri
(370) Qoth’uth-thoriiqi (pengacau keamanan/sekedar menakut-nakuti orang di jalan walau tanpa membunuh atau mengambil harta)
(371) Minum khomr mutlak dan minuman yang memabukkan lainnya walau seteguk jika penganut madzhab Syafi’i
(372) Memproses minuman keras
(373) Meminta orang lain memproses minuman keras
(374) Transportasi angkutan minuman keras
(375) Distributor minuman keras
(376) Bartender minuman keras/yang melayani
(377) Yang meminta dilayani minum minuman keras
(378) Penjual minuman keras
(379) Pembeli minuman keras
(380) Yang menyuruh beli/jual minuman keras
(381) Makan uang hasil jual-beli minuman keras
(382) Menimbun minuman keras
ampuni ya Rabb
باب الصيال
Jika diantara kami melakukan
(383) Ash-shiyal ‘alaa ma’shumin (menakut-nakuti orang terhormat dengan maksud membunuhnya)
(384) Menakut-nakuti orang terhormat dengan maksud mengambil harta
(385) Menakut-nakuti orang terhormat dengan maksud pelecehan seksual
(386) Menakut-nakuti orang terhormat dengan maksud sekedar menakut-nakuti saja
(387) Mengintip dari lubang kecil rumah orang lin tanpa izin
(388) Menguping pembicaraan rahasia
(389) Tidak mengkhitan anak laki-laki/perempuannya sesudah baligh .... ampuni ya Rabb
كتاب الجهاد
Jika diantara kami
(390)  Tidak ikut jihad (berperang) ketika saatnya tiba, yaitu ketika orang-orang kafir musuh masuk ke Negara Islam atau ketika kafir musuh menyiksa seorang Muslim saja
(391) Warga masyarakat tidak ada yang jihad
(392) Warga penduduk suatu distrik tidak melaksanakan penjagaan di pelabuhan/perbatasan sehingga memungkinkan musuh dating
(393) Tidak melaksanakan Amar Ma’ruf Nahi ‘anil Munkar karena mementingkan nyawa sendiri
(394) Tidak melaksanakan Amar Ma’ruf Nahi ‘anil Munkar karena mengutamakan hartanya
(395) Melaksanakan Amar Ma’ruf Nahi ‘anil Munkar tapi hanya lisan bukan perbuatan
(396) Tidak menjawab salam
(397) Seseorang yang merasa sombong dan merasa agung karena orang lain berdiri menghormatinya
(398) Lari meninggalkan medan pertempuran, bukan karena sedang mengatur siasat atau hendak memberikan pertolongan kepada kelompok muslim yang membutuhkan bantuannya
(399) Lari dari penyakit tho’un
(400) Korupsi harta rampasan perang
(401) Menutupi perbuatan korupsi rampasan perang
ampuni ya Rabb
باب الامان
Jika diantara kami
(402)  Membunuh “Man lahu amaan au dzimmah au ‘ahd”
(403) Mengkhianati “Man lahu amaan au dzimmah au ‘ahd”
(404) Mendholimi “Man lahu amaan au dzimmah au ‘ahd”
(405) Menunjukkan aurot orang Islam, 
ampuni ya Ghoffar
باب المسابقة والمناظلة
Jika diantara kami
(406) Memiliki semisal kuda/kendaraan karena takabur atau untuk judi
(407) Memiliki panah/alat perang karena takabur atau untuk judi
(408) Melupakan keahlian memanah karena membencinya sehingga menyebabkan kekalahan Ummat Islam, 
ampuni ya Ghofur
كتاب الايمان
Ya Allah ampunilah
(409) Sumpah palsu
(410) Sumpah bohong
(411) Banyak bersumpah meskipun ia benar
(412) Sumpah dengan menyebut “Demi amanat”
(413) Sumpah dengan menyebut berhala/selain Allah
(414) Ucapan orang yang serampangan: “Jika aku berbuat demikian, kafirlah aku/bukan orang Islam/bukan ummat Nabi SAW”
(415) Sumpah bohong dengan cara selain Islam,
ampuni ya Dhohir ya Ghoffar
باب النذر
Andai kami
(416) Tidak menepati nadzar
maka ampuni ya Rabb
باب القضاء
Jika hamba 
(417) Menjalankan peradilan bagi orang yang akan khianat atau zalim
(418) Minta dilaksanakan peradilan secara khianat atau zalim
(419) Magang menjalankan peradilan bagi orang yang akan khinat atau zalim
(420) Menjalankan peradilan dengan kebodohan
(421) Menjalankan peradilan dengan kezaliman
(422) Menolong kepada orang yang melakukan kebatilan
(423) Qadli dan siapapun selain Qadli yang mengedepankan kerelaan orang banyak dengan membuat murka Allah
(424) Menerima suap meskipun benar
(425) Memberi suap dengan bathil
(426) Menjadi perantara antara yang menyuap dan yang disuap
(427) Mengais harta lantaran menjalankan peradilan
(428) Menolak harta sekiranya pekerjaan peradilan tidak ada di tangannya dan sekiranya pemberian itu tidak rutin
(429) Menerima pemberian orang sesuda orang tersebut
(430) Al-Khushuumatu bi baathilin au bi ghoiri ‘ilmin (bertengkar mulut dengan bathil atau tanpa ilmu)
(431) Bertengkar mulut untuk mencari kebenaran tapi dengan melakukan permusuhan dan kebohongan untuk menyakiti lawan bicara
(432) Berkuasa atas pertengkaran mulut
(433) Bertengkar mulut murni karena keras kepala dengan niat mengalahkan lawan dan menghancurkannya
(434) Bertengkar mulut dan debat yang tercela, 
ampuni ya Ghofur
باب القسمة
Jika diantara kami melakukan
(435) Perbuatan aniaya orang yang berkuasa membagi-bagikan sesuatu
(436) Perbuatan aniaya orang yang berkuasa menentukan harga dalam penetapannya, ampuni ya Rabb
كتاب الشهادة
Jika ada yang memberi
(437) Kesaksian palsu
(438) Menerima persaksian palsu
(439) Menyembunyikan kesaksian tanpa uzur
(440) Berdusta yang diancam dengan pidana
(441) Duduk-duduk bersama peminum khomr dan orang fasiq lainnya dengan enjoy
(442) Satu majelis dengan Qurro’ dan Fuqoha yang fasiq
(443) Judi dengan atau tanpa permainan yang makruh seperti catur, atau yang haram seperti bilyar (An-nard)
(444) Bermain bilyar
(445) Bermain catur menurut madzhab yang mengharamkannya (ini pendapat mayoritas “Ulama”) atau menurut pendapat yang menghalalkan tetapi disertai adanya judi/menelantarkan shalat dari waktunya/saling mengumpat satu sama lain, dan lain sebagainya
(446) Memetik gitar
(447) Mendengar suara gitar
(448) Meniup seruling
(449) Mendengar suara seruling
(450) Menabuh perkusi
(451) Mendengar bunyi perkusi
(452) Mengingat masa muda (bernostalgia) dengan pemuda sejenis disertai pernyataan bahwa ia tertarik padanya
(453) Bernostalgia dengan seorang perempuan lain yang sengaja dikencani mesipun tanpa menuturkan ungkapan porno
(454) Bernostalgia dengan seorang perempuan lain yang tidak dikencani tetapi secara terang-terangan mengutarakan keinginan seksualnya
(455) Menyanyikan nyanyian nostalgia
(456) Syair sindiran terhadap orang Islam, walau benar adanya
(457) Syair kotor ditujukan kepada orang Islam
(458) Syair dusta ditujukan kepada orang Islam
(459) Menyanyikan syair-syair sindiran dan mempopulerkannya
(460) Memuji berlebihan dengan ungkapan di luar kebiasaan seperti syair orang bodoh/fasiq dikatakan pintar/adil
(461) Berusaha mendapatkan syair-syair pujian dengan menghabiskan waktunya secara berlebihan untuk hal tersebut
(462) Terus-menerus melakukan dosa kecil/bermacam-macam dosa kecil sampai perbuatan maksiatnya mengalahkan perbuatan baiknya
(463) Tidak mau bertaubat dari perbuatan dosa besar
(464) Membenci sahabat-sahabat Anshor
(465) Memaki sahabat-sahabat Anshor, 
ampuni semua itu ya Ghoffar
 كتاب الدعاوى
Jika ada
(466) Tuduhan seseorang kepada orang lain dengan tuduhan yang tidak tepat baginya,
maka ampunilah ya Ghofur
كتاب العتق
Jika diantara orang merdeka
(467) Tetap memperbudak terhadap budaknya yang sudah dimerdekakan, 
maka ampuni ya Rabb
لا اله الا انت سبحانك اني كنت من الظالمين






زكريّا الفلاح الثانى 





Minggu, 13 Desember 2020

Ahillah

Ahillah

1 Rabi'ul Akhir 1442 H Senin Legi 16 Nopember 2020 M
Ijtima' Ahad Kliwon 15 Nopember 2020 jam 12.08 WIB

1 Jum Ula 1442 H Rabu Legi 16 Desember 2020 M
Ijtima' Senin Wage 14 Desember 2020 jam 23.08 WIB

1 Jum Akhirah 1442 H Kamis Kliwon 14 Jan 2021 M.
Ijtima' Rabu Wage 13 Jan 2021 jam 12:02:38 WIB

1 Rajab 1442 H Sabtu Kliwon 13 Peb 2021 M.
Ijtima' Jum'at Wage 12 Peb 2021 jam 02:08:12 WIB

1 Sya'ban 1442 H Senin Kliwon 15 Maret 2021 M.
Ijtima' Sabtu Pon 13 Maret 2021 jam 17:23:32 WIB

1 Ramadlan 1442 H Selasa Wage 13 April 2021M.
Ijtima' Senin Pon 12 April 2021 jam 09:32:57 WIB

1 Syawal 1442 H Kamis Wage 13 Mei 2021 M.
Ijtima' Rabu Pon 12 Mei 2021 jam 02:01:34 WIB.

Hari menepatkan/kalibrasi arah kiblat I (١ يوم رصد القبلة ) Kamis Pon 27 Mei 2021 (15 Syawal 1442) jam 16.17 WIB.

Gerhana bulan total Rabu Paing malam Kamis Pon 26 Mei 2021 / 15 Syawal 1442 jam 18.11 - 18.26 WIB. Rentang waktu shalat Khusuf al-Qamar dari setelah shalat Maghrib sampai jam 19.52 WIB.

1 D Qo'dah 1442 H Sabtu Wage 12 Juni 2021 M.
Ijtima' Kamis Paing 10 Juni 2021 jam 17:54:05 WIB.

1 D  Hijjah 1442 H Ahad Pon 11 Juli 2021 M.
Ijtima' Sabtu Paing 10 Juli 2021 jam 08:17:43 WIB.

Kalibrasi arah kiblat serentak II Kamis 15 Juli 2021 / 5 D Hijjah 1442 jam16.17 WIB.

1443
1 Muharram 1443 H 10 Agustus 2021 M.
Ijtima' Ahad Legi 8 Agustus 2021 jam 20:50:46 WIB.

1 Shafar 1443 H Rabu Paing 8 September 2021 M.
Ijtima' Selasa Legi 7 Sept 2021 jam 07:52:01 WIB.

1 R Awal 1443 H Jum'at Paing 8 Oktober 2021 M.
Ijtima' Rabu Kliwon 6 Okt 2021 jam 18:05:44 WIB.

1 R Akhir 1443 H Sabtu Legi 6 Nop 2021 M
Ijtima' Jum'at Kliwon 5 Nop 2021 jam 04:15:27 WIB.

Gerhana bulan parsial Jum'at Wage malam Sabtu Kliwon 19 Nop 2021 / 15 R Akhir 1443 . Proses saat gerhana dari awal hingga akhir parsial terjadi dan berakhir sebelum maghrib. Tidak disunnahkan shalat khusuf al-qamar.

1 J Ula 1443 H Senin Legi 6 Des 2021 M.
Ijtima' Sabtu Wage 4 Des 2021 jam 14:44:30 WIB.

2022
1 J Akhirah 1443 H Selasa Kliwon 4-1-2022 M
IIjtima' Senin Wage 3-1-2022 jam 01.35 WIB

1 Rajab 1443 H Rabu Wage 2-2-2022 M
Ijtima' Selasa Pon 1-2-2022 M jam 12.49 WIB

1 Sya'ban 1443 H Jum'ah Wage 4-3-2022 M
Ijtima' Kamis Pon 3-3-2022 M jam 00.38 WIB

1 Ramadlan 1443 H Sabtu Pon 2-4-2022 M
Ijtima' Jum'ah Paing 1-4-2022 M jam 13.27 WIB

1 Syawal 1443 H Senin Pon 2-5-2022 M
Ijtima' Ahad Paing 1-5-2022 M jam 03.30 WIB

Kalibrasi arah kiblat serentak I Sabtu Wage 28-5-2022 M / 27 Syawal 1443 H jam 16.19 WIB

1 D Qo'dah 1443 H Rabu Pon 1-6-2022 M
Ijtima' Senin Legi 30-5-2022 M jam 18.32 WIB

1 D Hijjah 1443 H Jum'ah Pon 1-7-2022 M
Ijtima' Rabu Legi 29-6-2022 M jam 09.53 WIB

Kalibrasi II Jum'ah Paing 15 Juli 2022 M / 15 D Hijjah 1443 H jam 16.28 WIB

1444 H
1 Muharram 1444 H Sabtu Paing 30-7-2022 M
Ijtima' Jum'ah Legi 29-7-2022 M jam 00.55 WIB

1 Shafar 1444 H Senin Paing 29-8-2022 M
Ijtima' Sabtu Kliwon 27-8-2022 M jam 15.16 WIB

1 R Awal 1444 H Selasa Legi 27-9-2022 M
Ijtima'  Senin Kliwon 27-9-2022 M jam 04.54 WIB

1 R Akhir 1444 H Kamis Legi 27-10-2022 M
Ijtima' Selasa Wage 25-10-2022 M jam 17.48 WIB

1 J Ula 1444 H Jum'ah Kliwon 25-11-2022 M
Ijtima' Kamis Wage 24-11-2022 M jam 05.57 WIB

Khusuful Qomar 14 R Akhir 1444 H / 8-11-2022 M terjadi 16.09 - 19.49 WIB
Shalat Khusuf setelah shalat Maghrib sampai 19.49 WIB

1 J Ahkirah 1444 H Ahad Kliwon 25-12-2022 M
Ijtima' Jum'ah Pon 23-12-2022 M jam 17.17 WIB

Lathifah

*MENGENAL 7 LATHIFAH SIMPUL BATIN dalam PANDANGAN THARIQAT SUFI*  
7 titik batin yang kita sebut dengan lathifah, yaitu:

1. LATHIFATUL QOLBY 
Di sini letaknya sifat-sifat syetan, iblis, kekufuran, kemusyrikan, ketahayulan dan lain-lain, letaknya dua jari dibawah susu sebelah kiri, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya, Insya Allah pada tingkat ini diganti dengan Iman, Islam, Ihsan, Tauhid dan Ma’rifat.

2. LATHIFATUL RUH 
Di sini letaknya sifat bahimiyah (binatang jinak) menuruti hawa nafsu, , letaknya dua jari dibawah susu sebelah kanan, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah di isi dengan khusyu’ dan tawadhu’.

3. LATHIFATUS SIRRI 
Di sini letaknya sifat-sifat sabu'iyyah (binatang buas) yaitu sifat zalim atau aniaya, pemarah dan pendendam, , letaknya dua jari diatas susu sebelah kiri, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat kasih sayang dan ramah tamah.

4. LATHIFATUL KHAFI 
Di sini letaknya sifat-sifat pendengki, khianat dan sifat-sifat syaitoniyah, , letaknya dua jari diatas susu sebelah kanan, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat syukur dan sabar.

5. LATHIFATUL AKHFA 
Di sini letaknya sifat-sifat robbaniyah yaitu riya’, takabbur, ujub, suma’ dan lain-lain, , letaknya ditengah-tengah dada, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah di ganti dengan sifat-sifat ikhlas, khusyu’,tadlarru' dan tafakkur.

6. LATHIFATUN NAFSIN NATHIQOH 
Di sini letaknya sifat-sifat nafsu ammarah banyak khayalan dan panjang angan-angan, , letaknya tepat diantara dua kening, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya insya Allah diganti dengan sifat-sifat tenteram dan pikiran tenang.

7. LATHIFAH KULLI JASAD 
Di sini letaknya sifat-sifat jahil “ghaflah” kebendaan dan kelalaian, , letaknya diseluruh tubuh mengendarai semua aliran darah kita yang letak titik pusatnya di tepat ditengah-tengah ubun-ubun kepala kita, Kitabuat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat ilmu dan amal

Acuan dalam pengamalan thariqat bertumpu kepada tradisi dan akhlak nubuwah (kenabian), dan mencakup secara esensial tentang jalan sufi dalam melewati maqomat dan ahwal tertentu. Setelah ia tersucikan jasmaniahnya, kemudian melangkah kepada aktivitas aktivitas, yang meliputi:

PERTAMA, tazkiyah an nafs atau pensucian jiwa, artinya mensucikan diri dari berbagai kecenderungan buruk, tercela, dan hewani serta menghiasinya dengan sifat sifat terpuji dan malakuti.

KEDUA, tashfiyah al qalb, pensucian kalbu. Ini berarti menghapus dari hati kecintaan akan kenikmatan duniawi yang sifatnya sementara dan kekhawatirannya atas kesedihan, serta memantapkan dalam tempatnya kecintaan kepada Allah semata.

KETIGA, takhalliyah as Sirr atau pengosongan jiwa dari segenap pikiran yang bakal mengalihkan perhatian dari dzikir atau ingat kepada Allah.

KEEMPAT, tajalliyah ar Ruh atau pencerahan ruh, berarti mengisi ruh dengan cahaya Allah dan gelora cintanya.

Aktivitas spiritual diatas itu mengalir di dalam kerangka makna dan fungsi RAHMATAN LIL 'ALAMIN ; Tradisi kenabian pada hakekatnya tidak lepas dari mission sacred, misi yang suci tentang kemanusiaan dan ke alam semestaan untuk merefleksikan ASMA ALLAH.

Untuk Kalangan sendiri 
( Jamaah Thoriqoh Naqsyabandiyah )

Doa Tahlil



الحمد لله الذى بنور جماله اضاء قلوب العارفين* وبهيبة جلاله أحرق فؤاد العاشقين * وبلطائف عنايته عمر سر الواصلين* والصلاة والسلام على خير خلقه سينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين * اللهم بلغ وأوصل ثواب ما قرأناه ونور ما تلوناه بعد القبول منا بالفضل والإحسان الى روح سيدنا وطبيب قلوبنا وقرة أعيينا محمد صلى الله عليه وسلم
 * اللهم آت سيدنا محمدا الوسيلة والفضيلة والشرف والدرجة العالية الرافعة * وابعثه مقاما محمود الذى وعدته * انك لا تخلف الميعاد برحمتك يا ارحم الراحمين * اللهم اعصمنا على على ما قرأناه وذكرنا على ما تلوناه واجعل ثوابه زيادة واصلة الى روح رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم الى أرواح ساداتنا ابى بكر وعمر وعثمان وعلي والى بقية الصحابة اجمعين وسائر الانبياء والمرسلين والملائكة المقربين والشهداء والصالحين والتابعين لهم باحسان الى يوم الدين * ثم الى أرواح سيدنا الحسن والحسين رضي الله عنهما وفاطمة الزهراء وخديجة الكبرى وعائشة الرضا رضي الله عنهن * ثم الى روح سلطان العارفين الرباني سيدى الشيخ عبد القادر الجيلانى ثم الى روح سيدى الشيخ ابى يزيد البسطامى ثم الى سيدى الشيخ ابى القاسم الجنيد البغدادى ثم الى سيدي الشيخ بهاء الدين النقشبندى ثم الى سيدى الشيخ قدير يحيى محمد امين الخالدى وسيدى الشيخ اسكندر ذوالقرنين وجميع اهل السلسلة الطريقة المعتبرة وجميع اولياء الله الصالحين من مشارق الارض الى مغاربها برها وبحرها * اللهم اجعلنا من المحسوبين عليهم* ومن المنسوبين اليهم* ووفقنا لما تحبه وترضاه يا ارحم الراحمين* اللهم أجرنا من الخواطر النفسانية* واحفظنا من الشهوات الشيطانية* وطهرنا من القاذورات البشرية* وصفنا بصفاء المحبة الصديقية* وأرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه* وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه* يا ارحم الراحمين* اللهم إنا نسألك أن تحيى قلوبنا وأرواحنا وأجسامنا* بنور معرفتك ووصلك وتجلياتك* دائما باقيا هاديا يا الله*
والى والدي امي راحنة بنت احمد جفرى وابي قسطلانى بن بكرى ومصاهرتي عمرة بنت شافعى و مديان بن كستوى
و الى أرواح جميع مشايخنا سيمباه كياهى يسع بن برهان, كياهى نورسمعانى بن برهان, كياهى افندى بن طاهر, كياهى مطهر بن ذكوان, كياهى بصرانى بن خيرالدين,كياهى مسرور افندى,كياهى نووى بن صديق بن زركشى, كياهى دمنهورى, سيد دحلان سالم زركشى و سيمباه كياهى عبد الحميد بن عثمان كاجوران
وجميع اهل القبور من المؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات * اللهم اغفر لهم وارحمهم وعافهم واعف عنهم وتقبل حسناتهم وكفر عن سيآتهم برحمتك يا ارحم الراحمين * ربنا اغفر لنا ولاخواننا الذين سبقونا بالايمان ولا تجعل فى قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا انك رءؤف رحيم* ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الآخرة حسنة وقنا عذاب النار * جزى الله عنا سيدنا محمدا صلى الله عليه وسلم بما هو اهله  * امين امين امين يا الله * امين امين امين يا رحمن * امين امين امين يا رحيم * امين يا مجيب السائلين * دعواهم فيها سبحانك اللهم وتحيتهم فيها سلام* واخر دعواهم ان الحمد لله رب العالمين*

Tawasul

الى روح سيدنا وطبيب قلوبنا وقرة أعيننا محمد المصطفى صلى الله عليه وسلم ثم الى  أرواح ساداتنا ابى بكر وعمر وعثمان وعلي والى بقية الصحابة اجمعين 
وسائر الانبياء والمرسلين والملائكةالمقربين والشهداء والصالحين والتابعين لهم باحسان الى يوم الدين
ثم الى ارواح سيدنا الحسن والحسين رضي الله عنهما وفاطمة الزهراء وخديجة الكبرى وعائشة الرضى رضي الله عنهن
ثم الى روح سلطان العارفين الرباني سيدى الشيخ عبد القادر الجيلاني 
ثم الى  روح سلطان العارفين العظامى سيدى الشيخ ابى يزيد البسطامى 
ثم الى  روح القطب الرباني والعارف الصمداني سيدى الشيخ ابى القاسم الجنيد البغدادى
ثم الى  روح تاج العارفين العظامى الهادى صاحب الكرامة العجيبة سيدى الشيخ بهاء الدين النقشبندي
ثم الى روح سلطان العارفين الامجادى والخليفة العظيمة سيدى الشيخ  اياهاندا قديرون يحيى محمد امين الخالدى
ثم الى روح سيدى الشيخ اسكندر ذوالقرنين بن قديرون يحيى محمد امين
وجميع اهل السلسلة الطريقة المعتبرة
وجميع اولياء الله الصالحين من مشارق الارض الى مغاربها بحرها وبرها 
ثم الى جميع مشايخنا سيمباه كياهى يسع بن برهان,كياهى نور سمعانى بن برهان,كياهى افندى بن طاهر, كياهى مشكورى بن جنيدى, كياهى مطهر بن ذكوان, كياهى بصرانى بن خير الدين,كياهى مسرور افندى, كياهى نووى بن صديق بن زركشى,كياهى دمنهورى , سيد دحلان سالم زركشى
ثم الى روح بافاء قسطلانى بن بكرى, سيمبوء رحانة بنت احمد جفرى 
شيئ لله ولهم الفاتحة
ثم الى ارواح جميع المؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الاحياء منهم والاموات
شيئ لله ولهم الفاتحة

Doaku

#isman3-17des20
#evaluasidiri
#66dosadosabesarbatin

استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم ملك يوم الدين اياك نعبد واياك نستعين اهدنا الصراط المستقيم صراط الذين انعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين بسم الله الرحمن الرحيم قل  هو الله احد الله الصمد لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد  بسم الله الرحمن الرحيم قل  هو الله احد الله الصمد لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد  بسم الله الرحمن الرحيم قل  هو الله احد الله الصمد لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد

Ya Allah Ya Dhohir Ya Bathin Ya Ghofur Ya Ghoffar...
Ampunilah dosa-dosa hamba, enam puluh enam macam dosa batin yang tersembunyi dalam diri hamba dan tak nampak oleh mata manusia, dosa besar yang harus hamba taubati pertama kali ialah SYIRIK AKBAR (menyekutukan-Mu) ya Rabb (1);
Bisa jadi hamba masih melakukan dosa besar yang terbesar tersebut, sengaja atau tidak; 
Dosa yang kedua: SYIRIK KECIL alias RIYA' (2), sengaja ataupun tidak; 
Hamba masih saja emosional... Marah, uneg-uneg, dengki (3);
Kibir, ujub, dan sombong (4);
Sekarang hamba tahu hal tersebut adalah dosa-dosa besar... Oleh sebab itu hamba mohon ampunan-Mu ya Rabb.

Ya Allah Ya Dhohir Ya Bathin Ya Ghoffar Ya Ghofur...
Hamba masih suka ghasysyu/menipu (5),
Munafiq (6),
Bagha/menindas (7),
Meninggalkan orang lain karena kesombongan hamba (8),
Hamba masih saja suka melibatkan diri dalam perkara yang tidak berguna (9), ampunilah dosa-dosa tersebut Ya Allah Ya Bathin Ya Dhohir Ya Ghoffar Ya Ghofur;
Hamba masih saja thama' (10),
Takut melarat (11),
Sukhthul maqdur/marah menyikapi perkara yang sudah terjadi (12),
Hamba masih memandang dan mengagungkan orang kaya karena hamba silau dengan kekayaannya (13),
Juga sering meremehkan orang faqir karena kemelaratannya (14),
Hamba masih rakus terhadap kemilau dunia (15),
Hamba masih berlomba-lomba dan bermegah-megahan dengan harta dunia (16),
Hamba masih berhias diri untuk diapresiasi makhluk (17),
Mudahanah/menjilat (18),
Suka dipuji dengan sesuatu yang tidak pernah hamba lakukan (19); ampunilah dosa-dosa tersebut ya Allah Ya Dhohir Ya Bathin Ya  Ghoffar ya Ghofur 
Mohon ampun atas dosa hamba ya Allah ya Dhohir ya Bathin Ya Ghofur Ya Ghoffar....
Hamba sibuk mencari aib orang tapi hamba lupakan aib diri sendiri (20),
Hamba sering melupakan nikmat-Mu (21),
Hamba sering melindungi/mempertahankan selain agama-Mu (22),
Tidak bersyukur (23),
Tidak ridla menerima ketetapan-Mu (24),
Hamba masih suka menganggap sepele hak dan kewajiban Allah atas orang lain (25),
Hingga mengejek, mencela, dan menganggap hina hamba Allah (26); berikan maghfirohMu ya Ghoffaar.
Ya Allah Yang Maha Pengampun, hamba-Mu masih saja menuruti hawa nafsu dan berpaling dari yang haq (27), 
Hamba sesekali mereka-reka...
Almakru wal khida' (28),
Ya Rabb, diri ini masih berkeinginan terhadap kehidupan duniawi (29),
Suka melawan yang haq (30),
Prasangka buruk terhadap seorang Muslim (31),
Hamba masih saja tidak mau menerima kebenaran jika kebenaran tersebut tidak memenuhi selera nafsu hamba dan atau datangnya kebenaran itu melalui tangan orang yang tak hamba sukai dan hamba benci (32); ampuni ya Rabb.
Ya Allah Ya Bathin Ya Dhohir Ya Ghoffar Ya Ghofur....
Hamba merasa bangga dengan perbuatan maksiat (33),
Berkali-kali hamba masih saja bermaksiat (34),
Hamba suka pujian terhadap amalan ketaatan hamba (35),
Hamba berdosa ya Rabb karena hamba rela dan enjoy dengan kehidupan duniawi (36),
Sampai hamba melupakan-Mu dan akherat-Mu (37),
Hamba berdosa sebab marah karena nafsu dan minta pertolongan dengan kebatilan untuk kepentingan nafsu (38).
Ampuni ya Rabb Ya Ghofur.
Ya Allah Yang Maha Pengampun
Hamba merasa aman dari makar-Mu dengan terus berbuat maksiat disertai perasaan penuh percaya diri dengan adanya rahmat-Mu (39),
Ya Rabb, hamba putus asa dari rahmat-Mu (اليأس) (40), dosa besar ya Rabb.
Hamba berprasangka buruk kepada-Mu (41),
Alqunuth min rohmatik (42),
Ya Rabb, hamba belajar ilmu syareat untuk mengais dunia (43),
Hamba menyembunyikan ilmu (44),
Tidak mengamalkan ilmu hamba (45), dosa besar ya Rabb... ighfir li
Ya Allah Yang Maha Mengetahui, hamba sering mengaku memiliki ilmu, Alqur'an atau mengaku melakukan ibadah tertentu hanya kesombongan dan keangkuhan hamba tanpa haq serta tidak dalam keadaan darurat (46),
Ampunilah dosa hamba ketika merendahkan dan menghina orang-orang 'alim (47).
Ampuni ya Rabb.
Ya Rabbana Ilahana....
Hamba tak sengaja mendustakan-Mu (48),
Mendustakan Rasul-Mu (49),
Merintis tindak kejahatan (50),
Meninggalkan amalan sunnah (51),
Mendustakan qodar (52),
Tidak menepati janji (53),
Mencintai orang dhalim atau orang fasiq dengan kefasikannya (54),
Membenci orang shalih (55),
Menyakiti atau memusuhi para Wali-Mu (56),
Memaki alam ciptaan-Mu (57), semua itu hamba tahu dosa dosa besar ya Rabb... Ampuni
Wahai Sang Pengampun...
Hamba sering mengeluarkan perkataan yang menyebabkan murka-Mu, yang menimbulkan kerusakan besar dan kemadlorotannya tersebar meski perkataan tersebut tidak masuk dalam ingatan (58),
Ya Allah Ya Ghofur... Hamba masih sering mengingkari kebaikan orang lain yang berbuat baik (59),
Hamba acap kali tidak membacakan sholawat ketika nama Nabi di sebut (60).
Hati hamba yang keras, tiada rasa kasihan sampai hamba tega tidak memberi makan kepada mereka yang memerlukan (61),
Rela berbuat satu dosa termasuk dosa besar (62) ya Rabb.
Ya Allah jika hamba pernah memberikan bantuan dengan cara apapun atas terlaksananya perbuatan dosa besar (63), 
Ya Rabb, jika hamba pernah membiasakan berbuat jahat dan keji supaya orang takut kepada hamba (64),
Ya Rabb, jika hamba pernah merusak mata uang yang berlaku (65),
Ya Rabb, jika hamba pernah menghitung uang dengan cara yang curang seandainya orang lain mengetahui kecurangan tersebut niscaya tidak menerimanya (66).

Enam puluh enam dosa-dosa tersembunyi tersebut Engkau Maha Mengetahui, Engkau Maha Pengampun, ampuni ya Rabb.

لا اله الا انت سبحانك اني كنت من الظالمين ربنا ظلمناانفسنا وان لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين

Muhammad Zakaria Anshory

Rabu, 07 Oktober 2020

Nyimpen

Ny. Naqiyyah + Ky. Bakri memiliki putra :
* Ky. Kastolani

Ky. Kastolani (N1)+ Rochanah (N1.B)  memiliki 10 putra :
1. Muhammad Zakaria Anshory (N1.1)
2. Yahya (N1.2)
3. Arwani (N1.3)
4. Siti Zulaikha (N1.4)
5. Wasil (N1.5)
6. Saodah (N1.6)
7. Zahrudin (N1.7)
8. Siti Maryam (N1.8)
9. Barokah (N1.9)
10. Agus Romdloni  Zarkasyi Hadi Tafsir Anom (N1.10)

* Muhammad Zakaria Anshory (N1.1) + Siti Mahmudatun (N1.1.B) memiliki seorang putri :
Zakiyya Sulma Hamida   (N1.1.1)

[7/10 18:00] M Zakaria Anshory: Ny. Naqiyyah + Ky. Supyan Suri memiliki putra :
1. Ny. Nasriyatun (N2.1)
2. Ny. Rosidah (N2.2)
3. Makmun (N2.3)
4. Thoyibun (N2.4)

Ny. Nasriyatun+ Ky. Muh. Hasyim memiliki putra 
1. Siti Ngaisah (N2.1.1)
2. Siti Mungawiyah (N2.1.2)
3. Achmad Baedowi (N2.1.3)
4. Achmad Abdul Majid (N2.1.4)
[7/10 18:13] Emi Mungawiyah: Siti Ngaisah + Rofingi memiliki putra : (N2.1.1)
1. Muhamad Makruf (N2.1.1.1)
2. Siti Munti’atul Chasanah (N2.1.1.2)
3. Ahmad Najib (N2.1.1.3)

Siti Munti’atul Chasanah + Sriyanto memiliki putra : (N2.1.1.2)
1. Ahmad Aravka Nazula (N2.1.1.2.1)
2. Earlyta Alesha Rafanda (N2.1.1.2.2)

Ahmad Najib + Afriatul Amin (N2.1.1.3)
[7/10 18:14] Emi Mungawiyah: Siti Mungawiyah + Slamet Silahudin memiliki putra : (N2.1.2)
1. Arif Hasan Mahfudz (N2.1.2.1)
2. Yusuf Syarifudin (N2.1.2.2)
3. Emi Lestari Fitriyana (N2.1.2.3)
4. Mifta Hanifatul Karimah (N2.1.2.4)

Arif Hasan Mahfudz + Intan Novitasari (N2.1.2.1)
[7/10 18:15] Emi Mungawiyah: Achmad Baedowi + Suharti memiliki putra : (N2.1.3)
1. Hani’atur Rofingah (N2.1.3.1)
2. Wawan Nur Rachman (N2.1.3.2)
3. Ahmad Saefur Ridho (N2.1.3.3)
4. Muhamad Ivan Hidayat (N2.1.3.4)

Hani’atur Rofingah + Tedi Prasetyo memiliki putra : (N2.1.3.1)
1. Jihan Farida Ayu (N2.1.3.1.1)
[7/10 18:16] Emi Mungawiyah: Achmad Abdul Majid + Triartini memiliki putra : (N2.1.4)
1. Abdul Qodir (N2.1.4.1)
2. Nur Muchammad Ishaq (N2.1.4.2)
3. Muchammad ‘Ainul Yaqin (Alm) (N2.1.4.3)
4. Muchammad Khoirul Fata(N2.1.4.4)


Minggu, 30 Agustus 2020

Silsilah

Nabi Muhammad SAW trah sakpengisor:
1. Putri Fathimah Azzahra
2. Putu Imam Husain Asy-Syahid
3. Buyut Imam Ali Zaenal Abidin
4. Canggah Imam Muhammad Al Baqir
5. Wareng Imam Ja'far Ash-Shodiq
6. Udhek-udhek Ali Al Uraidhi
7. Gantung Siwur Muhammad An-Naqib
8. Gropak Senthe 'Isa An-Naqib
9. Debog Bosok Ahmad Al Muhajir
10. Galih Asem 'Ubaidillah
11. Gropak Waton Alwi Al Mubtakir
12. Cendheng Muhammad Maula Ash-Shouma'ah
13. Giyeng Alwi Shohib Baiti Jubair
14. Cumpleng Ali Kholi Qasam
15. Ampleng Muhammad Shohib Mirbath
16. Menyaman Alwi 'Ammil Faqih
17. Menyo-menyo Abdul Malik Azmat Khan
18. Tumerah Abdullah Azmat Khan

18. Eyang Trah Tumerah Ahmad Syah Jalaluddin bin Abdullah Azmat Khan
17. Eyang Menyo-menyo Maulana Husin Jumadil Kubro
16. Eyang Menyaman Ibrahim Zainuddin Al Akbar
15. Eyang Ampleng Maulana Ishaq
14. Eyang Cumpleng Sunan Giri
13. Eyang Giyeng Sunan Kedul
12. Eyang Cendheng Ki Ageng Saba (Ki Ageng Madepandan)
11. Eyang Gropak Waton Ki Ageng Jurumartani
10. Eyang Galih Asem Ki Bon Agung
9. Eyang Debog Bosok Ki Dengklung
8. Eyang Gropak Senthe Ki Mursodo
7. Eyang Gantung Siwur Ki Kramadhangsa
6. Eyang Udheg-udheg Ky. Ya'koeb Kertiyudha
5. Eyang Wareng Ky. Taftazani
4. Eyang Canggah Ny. Ali Ibrahim
3. Eyang Buyut Ky. Marjoned
2. Eyang Ky. Bakri
1. Bapak/Ibu Ky. Kastolani

Rabu, 19 Agustus 2020

Silsilah Trah Tumerah

Moyang ke-18. Eyang Trah Tumerah Syaikh Maulana Jamaluddin Husein Akhbar
Moyang ke-17. Eyang Menyo-menyo Ibrahim Al Hadrami/Ibrahim Asmoro/Ibrahim Zain Al Akbar
Moyang ke-16. Eyang Menyaman Maulana Ishaq
Moyang ke-15. Eyang Ampleng Sunan  Giri+Rd Siti Mutasiah
Moyang ke-14. Eyang Cumpleng Sunan Dalem Wetan/Zaenal Abidin
Moyang ke-13. Eyang Giyeng Ny Made Pandan istri Ki Ageng Pandanaran/Ki Ageng Made Pandan
Moyang ke-12. Eyang Cendheng Ki Ageng Saba
Moyang ke-11. EyangGropakWaton Ki Ag Jurumartani
Moyang ke-10. Eyang Galih Asem Ki Bon Ageng
Moyang ke-9. Eyang Debog Bosok Ki Dhengklung
Moyang ke-8. Eyang Gropak Senthe Ki Mursodo
Moyang ke-7. Eyang Gantung Siwur Ki Kromodhongso
Moyang ke-6. Eyang Udeg-udeg KH Ya'kub Kertiyudha
Moyang ke-5. Eyang Wareng Kyai Taftazani
Moyang ke-4. Eyang Canggah Ny Ali Ibrahim
Moyang ke-3. Eyang Buyut Kyai Marjoned
Moyang ke-2. Eyang Bakri/Eyang Putri Naqiyyah binti Abdullah Masyhud
Moyang ke-1. Bapak Kastolani/Ibu Rochanah

Senin, 20 Juli 2020

Simpel tapi Gila

                 SIMPEL tapi GILA.

oleh : Zakaria Akoeb Al Falahuts Tsani

       Awal tahun kembar 2020 Dunia dilanda pandemi Covid-19, kabar tersebar seantero jagad raya hingga adanya aturan yang harus ditaati semua manusia di dunia ini.
 
       Namun muncul berbagai pendapat, antara lain : 

Apakah benar sakit yang disebabkan oleh virus Corona itu menyebabkan banyak kematian sehingga dinyatakan sebagai pandemi seluruh jagad ?

Apakah Covid-19 adalah sebuah konspirasi Penguasa Dunia untuk memaksakan sistem top down dalam melanggengkan kekuasaan?

Apakah pandemi covid-19 sebenarnya cerita hantu yang sengaja diskenario oleh pengarang cerita hebat untuk pemuasan nafsu dunia hingga mencapai klimaks orgasme tingkat dajjal?

Atau disebabkan penghuni bumi ini sudah melebihi kapasiitas yang memadai lalu solusinya dengan "genosida" yang difatamorganakan sebagai pandemi dan ujungnya vaksinasi genosida. Artinya bisa jadi yang tidak di vaksin mati atau sebaliknya yang tetap hidup justru yang tidak di vaksin. Ah...  

Maksud utamanya bukan yang ramai diperdebatkan orang, tapi adalah menuju sebuah konsensus individu tingkat dunia agar manusia semuanya bisa dikendalikan, di kontrol oleh kecanggihan alat pengintai tingkat tinggi, setelah semua manusia sudah di vaksin covid-19 sebagaimana dulu pernah ada yang namanya vaksin cacar, tandanya abadi selama hidup, seperti tatoo angka 11 pada lengan kiri saya.

       Pertanyaan-pertanyaan itu tidak perlu dijawab sekarang, tapi saya berimajinasi bahwa di balik adanya pandemi ini ada sesuatu yang POSITIF, tapi GILA . 
Yakh, ini sih kacamata kegilaan saya saja tanpa membahas ranah dalil naqli dan dalil-dalil lainnya. Kenapa demikian ? Yakh ... karena saya bukan ahli IT dan bukan orang 'Alim diantara 'Ulama yang menguasai dalil naqli maupun aqli. Sekali lagi, saya sedang memakai kacamata gila. Makanya hanya orang gila pula yang meladeni kegilaan saya. 

         Siapapun sebenarnya dajjal yang sudah berhasil menaklukkan manusia se-dunia dengan harus memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak agar terhindar dari terjangkit dan atau pengembangbiakan virus corona yang berbahaya dan mematikan.

        Ah itu tidak penting. Itu draf saja menuju keharusan bagi semua manusia untuk di vaksin di tubuh setiap manusia. Tapi saya sudah membayangkan dunia yang akan datang itu simpel.
Manusia bebas dan boleh seliweran keluar masuk kota, dalam negeri sampai ke luar negeri karena semua manusia punya tanda di tubuhnya. 
Ini bukti bahwa manusia yang bertanda sudah divaksin yang sekaligus merupakan chip untuk setiap makhluk manusia. Tidak dibutuhkan lagi KTP, KK, Surat Sehat hasil tes rapid atau sweb dan bahkan kalung anti virus, cukup satu, chip. Simpel .

         Tujuannya adalah adanya akurasi data statistik penghuni planet bumi. Kelak tidak dibutuhkan lagi adanya lembaga statistik, kependudukan dan saya bermimpi sampai alat tukar semuanya virtual, menyatu di tubuh yang semuanya ada tanda vaksinnya. 

           Manusia yang sudah mampu menanggalkan keimanannya cukup telanjang bulat saja bisa naik pesawat antar benua tanpa paspor, visa dan uang dalam tas, karena semua sudah menyatu dan terekam di chip dalam tubuhnya. Simpel bukan? Gila banget!

Sabtu, 18 Juli 2020

Iman dan Islam

Iman dan Islam
Rukun Iman ada 6, semua perihal kepercayaan atau amal hati, tak nampak dan tak terbaca oleh orang awam jika yang bersangkutan hanya diam.
Oleh sebab itu, jangan sekali-kali manusia menilai yang lain berdasarkan keimanannya, ini hak Allah semata.
Beda dengan Rukun Islam yang 5, semuanya amal lahir, nampak dan langsung terbaca oleh orang awam.
Mengaku beragama Islam tanpa mengamalkan 5 rukun Islam adalah hoax. 
Hukum, baik perdata maupun pidana pasti berhubungan dengan amalan lahir, bukan ranah keimanan. 
Namun ketika mentok pada hal-hal yang riil (lahir) maka solusinya adalah harus sama-sama bergantung kepada Sang Pencipta Alam Semesta, tanpa berkiblat lagi pada yang lahir. 
Contoh kasus perselingkuhan dalam keluarga. Misalnya seorang suami memergoki istrinya berzina dengan lelaki lain, ia tidak bisa membuat pernyataan istrinya berzina tanpa adanya 4 lelaki sebagai saksi. Konsekuensinya suami harus tutup mulut dan tidak menceraikan sang istri yang jelas berzina, tetapi terus membinanya dengan draf yang sudah ditetapkan oleh Kitab Suci seperti Kisah Nabi Nuh dan Luth. Namun manakala sang suami keceplosan, menyatakan ada perzinaan dan istri mengadu kepada Hakim maka suami tersebut dituntut menghadirkan 4 saksi yang semuanya harus lelaki. Jika itu tidak bisa ia lakukan, maka Hakim akan meminta sang suami untuk berani bersumpah li'an (mela'nat diri sendiri atas nama Tuhan). 
Jika itu ia lakukan, barulah pernyataan perzinaan istri itu dibenarkan. Tapi sang istri diberikan hak membela diri dengan melakukan hal yang sama dan draf yang sama pula. Meski dalam kasus perselingkuhan seperti ini pasti ada yang salah, tapi tetap ada upaya meniadakan pidana dalam pelaksanaan hukum dunia.
Namun keadilan tetap ditegakkan oleh Yang Maha Kuasa di akherat kelak. Maaliki Yaumid diin .
Wallohu a'lam.

Autobiografi

Autobiografi 

Muhammad Zakaria Anshory.


Pernikahan di hari Ahad 6 Rabi'ul Akhir 1373 bertepatan 12 Desember 1953 antara Ibu Rochanah binti Halimah Ahmad Jufri dengan Bapak Kastolani bin Bakri , dengan wali nikah saudara laki-laki bapak (Simbah Buyut Djojomihardjo, Baledono Kedungputri, dulu Baledono Sawo Purworejo) melahirkan putra pertama pada hari Selasa Legi di Plaosan Baledono Purworejo, 27 Rabi'ul Awal 1374 H / 23 Nopember 1954 M  Muhammad Zakaria Anshory. Nama "Muhammad Zakaria" adalah pemberian Nenek Halimah (saudari kandung Nenek Fathimah istri Simbah Kyai Burhan) dan "Anshory" hadiah istimewa dari seorang Kyai dan Waliyyullah masyhur, Simbah KH Abdul Hamid Banjaragung Kajoran Magelang.

Silsilah Nasab.

Ayah Kastolani bin Eyang Bakri (hasil pernikahan dengan Eyang Naqiyyah putri Ky Abdullah Masyhud Sidomukti Bener) bin Eyang Buyut Marjoned bin Eyang Canggah Ny Ali Ibrahim binti Eyang Wareng Ky Taftazani bin Eyang Udeg-udeg Ky Ya'kub Kertiyudha bin Eyang Gantung Siwur Ky Kertiwongso bin Eyang Gropak Senthe Ky Mursodo bin Eyang Debog Bosok Ky Bengklung Suren bin Eyang Galih Asem Ky Bon Ageng Suren bin Eyang Gropak Waton Ky Ageng Jurumartani bin Eyang Cendheng Ky Ageng Saba bin Eyang Giyeng Ny Madepandan istri Ki Ageng Pandanaran binti Eyang Cumpleng Sunan Dalem Wetan / Zaenal Abidin bin Eyang Ampleng Sunan Giri & Rd Siti Mutasiah.

Silsilah Ilmu

Guru ngaji pertamaku ayahnda Kastolani bin Bakri bin Ky Marjoned bin Ky Ali Ibrahim.

1960 berguru kepada Simbah KH Yasa', bin Simbah Ky Burhan sampai khatam Al-Qur'an dan khataman tunggal di acara Maulid Nabi SAW Masjid Afandi , pernah dinamai Masjid Nurul Burhan (dulu Masjid Pereng) tanggal 9 Robi'ul Awal 1385/ 8 Agustus1965. Masih melanjutkan mengaji kepada Simbah KH Yasa' kitab Albarzanji Natsar, Diba' disamping membaca juga memaknainya melalui metode Pesantren Salafiyah an Nahdliyyah ( utawi, iki, iku, apane ). Sampai 1970 setelah khatam Alqur'an dan Albarzanji  kitab yang sudah diajarkan Simbah Ky Yasa' kepadaku secara sorogan atau musafahah adalah Kitab Fiqih Syafi'iyyah :

Safinatun Najah 'ala Safinatish sholah, Addurorul Bahiyyah, Minhajul Qawim, Arriyadlul Badi'ah, Sullamut Taufiq, Fathul Qorib, dan  Fathul Mu'in.                          Kitab aqidah  seperti Qothrul Ghaits, Tijanud Durori, Qomi'ut Thughyan.    

Kitab Alat :                                                Aljurumiyyah, Maqshud, Umrithi, 'Izzi, dan  Matan Alfiyah Ibnu Malik.

Disamping berguru kepada Simbah Ky Yasa' tahun 1970 - 1974 saya berguru pula kepada Simbah Ky Afandi bin H Tohir bin Suratman bin H Idris, beliau di pondok pesantren ngaji bersama dengan KH Nawawi Shiddiq bin Ky Zarkasyi Berjan.  Dari beliaulah saya belajar dengan sistim sorogan setiap ba'da Shubuh, pertama ngaji kitab pemberian Simbah Kyai Sufyan Sauri bin Ny Mu'minah istri Ky Abdul Qodir binti KHR Abdul Fatah Sigedong bin R Marhamah binti R Sutomarto II bin RA Kenongowulan binti RA Kenongowati binti RA Endangkoro bin KT Jogonegoro bin KA Surowedono bin KT Selomanik bin R Sunan Kalijaga Siwarak Kajoran Magelang berjudul Risalatul Mu'awanah,  kitab Ta'limal Muta'allim khatam tahun 1390 H, Jauharotut Tauhid dan Addasuqi juga sorogan dengan beliau.

Sempat pula sorogan kitab Fathul Mu'in kepada Simbah Ky Nur Sam'ani bin Ky Burhan ( kakaknya Ky Yasa'). Juga ngaji sorogan kitab aqoid Kifayatul 'Awam tabarukan kepada Simbah Ky Masykuri Djunaidi.

Perlu saya tulis juga, disamping belajar agama di pesantren saya juga sekolah, SD Baledono-2 lulus 1965/1966, PGA Maarif NU 6 tahun lulus 1972, Propaeduese PTII (Perguruan Tinggi Islam Imampuro) 1982, Kandidat 1983 dan Baccaloreat 1984. Ijazah Negara Sarjana Muda Fakultas Syariah 1986.

Pengalaman berorganisasi, Januari 1981 turut menanda tangani sertifikat Basic Training IPNU - IPPNU sebagai sekretaris panitia. Pada bulan Juni 1981 mengikuti Intermediate Training IPNU-IPPNU di Batur, Ceper, Klaten. 1981 - 1989 sebagai Ketua PC IPNU Kabupaten Purworejo. Saat itu PW IPNU Jawa Tengah diketuai oleh Habib Alwi Assegaf, BSc dan PP IPNU Drs. Achsin Zaidi.

Sempat dipercaya menjadi pengurus Maarif NU Cabang Purworejo bersama Bapak Drs Muzayyin, pada kepengurusan PC NU Bapak M Zainuddin Dahlan dan Rois Syuriyah Simbah KHR Damanhuri, namun pada tahun berikutnya ( 1990 - 2000 ) dipercaya mengurusi politik praktis sebagai Sekretaris Cabang Partai Persatuan Pembangunan mendampingi Bapak Mudjahidin satu periode dan Bapak KH Masrur Afandi juga satu periode. Piagam dalam kancah politik antara lain : 1989 Muballigh Generasi Muda Persatuan Jawa Tengah, 1985 Instruktur Kader Pembangunan Jawa Tengah, 1987 Fasilitator Kader Tingkat Wilayah Jawa Tengah. Setelah tidak lagi berkecimpung di dunia politik praktis, NU memposisikan saya di kepengurusan tingkat ranting kemudian naik di tingkat MWC ( 2015-2020 ) sebagai Katib Syuriah MWC NU Kecamatan Purworejo.  Sampai kemudian mengikuti pelatihan kader dan mendapat sertifikat sebagai Kader Penggerak NU Maret 2017.

Guru spiritual yang selalu membombong, membimbingku sejak melabeli nama "Anshory" hingga menjadi Juara 1 MTQ tingkat Kabupaten Purworejo tahun 1968, Juara MTQ tingkat Kabupaten Purworejo tahun 1969, Juara 2 MTQ tingkat SLTA dalam rangka Dies Natalis IAIN Sunan Kalijaga di Purworejo tahun 1971 tiada lain dan tiada bukan adalah Simbah KH Abdul Hamid Banjaragung Kajoran Magelang yang berpesan kepada saya agar tetap "Ngadhep Dhampar, Kudhungan Godhong Lumbu" (Ngaji sorogan biasanya duduk didepan dampar dan baca kitab).

1974 - 1979 saya mondok di Berjan, banyak mengulang kitab yang sudah saya kaji sebelumnya juga di Berjan saya mendalami Alfiyah Ibnu Malik sampai Aliyah AsSayuthi, Jauhar Maknun ( Balaghah) sampai Sullamul Munauroq (Manthiq) dengan Ky Masrur Afandi
Masih banyak kitab dari berbagai disiplin ilmu yang saya dapatkan dari pengayaan pada bulan Ramadlan di Pondok Berjan, baik dari Simbah KH Nawawi sendiri, maupun dari KH Masrur Afandi antara lain Adzkarun Nawawi, Al Jami'ush Shaghir, AttadrijusSharih, Jawahirul Bukhori, dan masih banyak lagi, bahkan sempat ngaji Ramadlanan dari KH Achmad Chalwani kitab Ta'limal Muta'allim. Kitab yang satu ini saya memiliki beberapa guru, bahkan di tahun 1395 H berguru kepada Simbah KH Nawawi sendiri.
Dari Ky Muthohar Dzakwan saya mengulang Fathul Mu'in.
Dari Simbah Ky Basroni belajar Bulughul Maram.
Dari Simbah Ky Nawawi saya belajar khoth bahkan sampai dipercaya menulis beberapa karya beliau seperti Fuyudhotur Robbani, beberapa kitab syi'iran dan lain-lain.
Sempat ngaji bandungan kitab Shahih AlBukhori dan mendapat ijazah Dalailul Khoirot-pun dari beliau.
Oleh beliau pula saya diangkat sebagai Katib Pondok mendampingi lurah pondok Ky Masrur Afandi pengasuh Pondok Pesantren Al Anshory Tulusrejo Grabag Purworejo. 

Forum Silaturahim Pengasuh Pengajian Anak-anak Nasional (Fosipa ke-2) tahun 1989 di Semarang menjadi wasilah saya bersanad tilawah dan metodologi kepada  Al Ustadz Sayyid Dachlan Salim Zarkasyi Jl Kebon Arum 73 Semarang, penulis Qiraati.

Saya mengikuti thoriqoh Naqsyabandiyah dengan Mursyid YM Drs H Sayyidi Syaikh Iskandar Zulkarnain, SH bin Maulana Prof Dr H Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Al Khalidi AnNaqsyabandi Medan.

Silsilah kethariqahan sebagai berikut:

1.Saidina Abu Bakar Siddiq r.a

2.Saidina Salman Al-Farisi r.a

3.Al Imam Saidina Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar Siddiq r.a

4.Al Imam Saidina Ja'far Ash Shadiq r.a

5.Al 'Arif Billah Sultanul Arifin Asy Syekh Thaifur bin Isa bin Adam bin Sarusyan, yang dimasyhurkan namanya Asy Syekh Abu Yazid Al-Bustami Quddisa Sirruhu (qs)

6.Asy Syekh Abul Hasan Ali bin Abu Ja'far Al Kharqani qs

7.Asy Syekh Abu Ali Al-Fadhal bin Muhammad Aththusi Al-Farimadi qs

8.Asy Syekh Abu Yaqub Yusuf Al-Hamadani bin Ayyub bin Yusuf bin Al-Husain qs dengan nama lain Abu Ali Assamadani

9.Asy Syekh Abdul Khaliq Al-Fajduwani Ibnu Al Imam Abdul Jamil qs

10.Asy Syekh Arif Riwgari qs

11.Asy Syekh Mahmud Al-Injir Al-Faghnawy qs

12.Asy Syekh Ali Ar-Ramitany yang dimasyhurkan namanya dengan Asy Syekh Azizan qs

13.Asy Syekh Muhammad Baba As-Samasi qs

14.Asy Syekh Sayyid Amir Kulal bin Sayyid Hamzah qs

15.Asy Syekh As Sayyid Muhammad Baha'uddin Bin Muhammad Bin Muhammad Asy Syarif Al Husaini Al Hasani Al Uwaisi Al Bukhari q.s

16.Asy Syekh Muhammad Al-Bukhari Al-Khawarizumi yang dimasyhurkan namanya dengan Asy Syekh Alauddin al-Aththar qs

17.Asy Syekh Ya'qub Al-Jarkhi qs

18.Asy Syekh Nashiruddin Ubaidullah Al-Ahrar Assamarqandi bin Mahmud bin Shihabuddin qs

19.Asy Syekh Muhammad Az-Zahid qs

20.Asy Syekh Darwis Muhammad Samarqandi qs

21.Asy Syekh Muhammad Al-Khawajaki Al-Amkani Assamarqandi qs

22.Asy-Syekh Muayyiduddin Muhammad Al-Baqi Billah q.s

23.Asy Syekh Ahmad Al Faruqy As Sirhindy qs

24.Asy Syekh Muhammad  Ma'shum qs

25.Asy Syekh Muhammad Saifuddin qs

26.Asy Syekh Asy-Syarif Nur Muhammad Al-Badwani qs

27.Asy Syekh Syamsuddin Habibullah Jan Janan Muzhhar Al-'Alawi qs

28.Asy Syekh Abdullah Ad-Dahlawy Al-'Alawy qs

29.Asy Syekh Dhiyauddin Khalid Al-Utsmani Al-Kurdi qs

30.Asy Syekh Abdullah Affandi qs

31.Asy Syekh Sulaiman Al-Qarimi qs

32.Saidi Syekh Sulaiman Az-zuhdi qs

33.Saidi Syekh Ali Ridha qs

34.Saidi Syekh Muhammad Hasyim Al-Khalidi qs

35.Saidi Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin Al-Khalidi qs

36.Saidi Syekh Iskandar Zulkarnain.

Oleh kakak kandung Ahmad Mustaghfirin bin Madyan saya dinikahkan dengan adik perempuannya Siti Mahmudatun binti Madyan bin Kastawi dari Kaliwungu Kendal pada Ahad tanggal 27 Rabi'ul Akhir 1410 H / 26 November 1989 M.

Pada hari Senin Kliwon 20 Jumadal Akhirah 1411 H / 7 Januari 1991 M atas keberkahan Allah SWT lahir anak perempuan nama Zakiyya Sulma Hamida binti Muhammad Zakaria Anshory.

Kepada Simbah KHR Damanhuri Kutoarjo saya berguru ilmu ahwalil qolbi dari kitab Al Hikam karya Ibnu 'Athoillah As Sakandari. Rohimahumullohu wa nafa'ana bihim wa bi'ulumihim fid daroini, Aamiin.

Jumat, 29 Mei 2020

Ini Indonesia

*Ini Indonesia*

Media sosial sangat vulgar dan bebas, sehingga masyarakat Indonesia ikut dibuat ribet, ruwet oleh pemberitaan di medsos yang pada akhirnya tidak mudah untuk memfilter setiap berita. Terhadap kebijakan mengenai Covid-19 contohnya, ada yang dengan gigihnya setiap saat memonitor dan mengawal angka positif atau negatif corona, berapa OTG, ODP, dst sampai harus memportal setiap gang. Tapi banyak yang cuek atau benar-benar kebal atau bahkan tidak tahu terhadap virus yang memang tak kasat mata dan nyatanya sudah menang membuat pandemi di seluruh dunia.

Virus Corona atau _Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2_ (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Orang Indonesia punya hape, mengetahui hal tersebut.

Letnan Jenderal TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. Lahir: Yogyakarta, 5 Agustus 1964, adalah Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menjabat sejak 23 Oktober 2019. Sebelumnya ia seorang dokter militer yang juga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan.
Pangkat: Letnan Jenderal TNI
Masa dinas: 1990–2019

Menteri Kesehatan yang menyebut bahwa masker hanya bagi orang sakit. Orang sehat tidak perlu.
Sekarang, malah semua orang diminta memakai.
_Ini Indonesia_

drh. Moh Indro Cahyono, dokter hewan yang selama ini berkecimpung dalam penelitian tentang virus yang menyerang hewan. Pengalaman dan kerja praktisnya bisa jadi tak perlu diragukan, ia mengatakan bahwa sebagian besar pasien Covid-19 yang meninggal bukan dikarenakan penyakit Covid-19 itu sendiri. Dia juga mengatakan, tidak ada keterkaitan antara Covid-19 dengan kematian.
_Ini Indonesia_

Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP 
Lahir 6 November 1949 di Surakarta, adalah seorang dosen dan ahli jantung yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden dari 25 Januari 2010 hingga 20 Oktober 2014. Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Saat ramai kasus flu burung tahun 2005, Siti Fadilah berhasil mengalahkan pendapat WHO. Flu burung akhirnya tak jadi ditetapkan sebagai pandemi.
Siti Fadilah Supari mencuatkan sebuah teori konspirasi menempatkan pendiri Microsoft Bill Gates sebagai orang yang bertanggung jawab atas situasi pandemi Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan jutaan orang terinfeksi dan ratusan ribu meninggal dunia.
_Ini Indonesia_

Kabarnya kasus wabah virus Corona melanda banyak negara dan cara yang digunakan pun berbeda-beda. 
Jika di Indonesia memberlakukan PSBB, negara lain ada yang menerapkan lockdown total sekitar 20 negara seperti China, Italia, Polandia, El Salvador, Malaysia, tapi ada yang hanya memberlakukan lockdown parsial : AS dan Arab Saudi atau bahkan _herd immunity_ (urip karepmu mati karepmu) seperti Swedia, Belanda, dan Inggris. 
Nampaknya PSBB akan segera dihentikan di negeri ini dan sekarang dimunculkan istilah baru _New Normal_ atau bahkan saya usul tapi kepada siapa? _Herd Immunity_ saja diterapkan, sebab di negeri ini terlalu banyak orang ampuh. Terbukti sejak muncul Covid-19 orang-orang ampuh tersebut cuek saja terhadap tetek bengek aturan pakai masker, _phisical distancing_, dll namun mereka kebal terhadap virus yang ghaib, mereka aman-aman dan sehat sehat semua. _Sira arak nderek sapa?_ (Kamu mau ikut siapa?)

*_Ini Indonesia_*

Selasa, 12 Mei 2020

QS 6:108

كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمۡ 

Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka.
(Al-An'am,108)
Dalam menyerap pemahaman penggalan ayat diatas saya berpendapat adanya perbedaan pekerjaan ('amal dalam bahasa Arab), entah 'amal baik ataupun buruk memang oleh Allah sudah didesain setiap pelakunya pasti menganggap baik amalnya sendiri. Saya tidak perlu membuat contoh yang banyak, cukup dua atau tiga saja. 
Contoh pertama : ini agak riskan karena menyangkut aqidah, tapi sebenarnya penggalan ayat diatas ada kaitannya dengan pokok permasalahan yang terdapat pada penggalan ayat sebelumnya, meski menyangkut aqidah dan pasti hitam-putih atau haq lawan kebatilan, baik-buruk namun Tuhan tetap melarang kelompok tauhid menjelek-jelekkan kelompok atheis maka harapan penulis tamsil ini semoga bisa memberikan pencerahan untuk semuanya. Perbedaan antara orang Mu'min, Kafir dan Munafiq yang masing-masing menganggap 'amal mereka paling benar, tetap dilarang untuk saling membeberkan ketidak benaran lainnya.
Contoh kedua : Dulu di Indonesia, zaman Orde Baru kebhinekaan berhasil diminimalisir oleh penguasa orde baru. Golkar, PPP, dan PDI. Kebhinekaan bisa digeneralisir menjadi minimalis di zaman orba, tapi di orde sekarang multi partai dan masing-masing menganggap paling benar sehingga ketika berkampanye dengan lantangnya mereka membanggakan visi, misi partainya sendiri-sendiri.
Contoh ketiga : dunia dihebohkan dengan munculnya istilah "Covid-19". Saya (penulis) berasumsi sekarang ini setidaknya ada tiga lebih kelompok yang beda dalam menanggapi covid-19 tsb. Pertama yang meyakini bahwa covid-19 adalah sejenis virus corona bla bla bla sehingga harus cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, pakai masker, bahkan pakai APD, dst. Kelompok ini mayoritas, karena ada benang merah dari PBB ke setiap negara dari setiap kepala negara sampai gubernur, bupati, camat, kepala desa sampai kepala lingkungan. Kelompok penguasa dan mayoritas ini menunjukkan kekuasaannya dengan menerbitkan kebijakan, himbauan dan sejenisnya, isinya : haram safar antar kampung, jalan ditutup, karpet masjid supaya digulung, tanpa masker kena denda, dst.
Kelompok mayoritas ini sangat antipati terhadap kelompok kedua, dan berani menegur orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan, ke luar rumah tanpa masker, menerobos portal seenaknya. Bukan di dunia lain, tapi di dunia nyata ini ada komunitas sakti yang penguasa garda depan tidak berani berbuat apa-apa terhadap jenis komunitas yang benar-benar sakti sebab sesungguhnya komunitas ini tidak percaya sama sekali terhadap  covid-19, komunitas yang hanya takut kepada Tuhan. Orang-orang sakti tsb. sama sekali tidak menghiraukan protokol tetek bengek, mereka tetap beraktivitas seperti hari-hari normal tanpa corona, mereka berjumlah banyak, tetap berkerumun bukan hanya lebih dari 5 orang, tapi ratusan, tanpa jaga jarak, tanpa gulung karpet, tanpa desinfektan, dan kenyataannya mereka nampak tetap sehat sampai 2 X 14 hari lebih tetap aman-aman dan tidak mengenal positif negatifnya covid-19 karena mereka tidak mengikuti tes rapid. Penguasa silau terhadap kharisma pemimpin komunitas sakti tsb lalu barangkali pura-pura tidak tahu, akhirnya juga tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka diam, tidak berkoar-koar disamping ini negara hukum, tidak ada payung hukumnya untuk menghakimi para pendekar sakti yang memang sakti, la wong kenyataan mereka sehat-sehat saja.
Disamping itu ada kelompok yang berani berkoar-koar mengatakan bahwa covid-19 adalah sebuah konspirasi tingkat tinggi, bisa jadi yang seperti ini akan diburu dan dipenjarakan karena terang-terangan melawan penguasa. Kelompok ini secara diam-diam mendapat simpati dari fansnya. Keragaman menanggapi covid-19 ada lagi kelompok lucu, mereka sebenarnya tidak percaya terhadap bahayanya virus ini,  mereka berkerumun lebih dari 5 orang tanpa jaga jarak tanpa masker, menggertak setiap orang yang akan melewat di portal dengan kasar, tapi mereka  menamakan diri pahlawan garda depan dengan banner balik jangan menebar virus ke gang ini. Lucu dan lebih lucu lagi, mungkin penulis masuk kategori paling lucu, semua protokol kesehatan ditaati, tidak beraktifitas total diluar rumah, bahkan sebagai Muslim yang dibilang taat saat corona belum tiba kini tidak nampak berjamaah 5 waktu,   pengajian diluar rumah libur total sampai kapan aku belum tahu, tapi dalam aqidah tetap meyaqini "La 'adwa wa la thiyarota" . Lucu, tapi jujur itu adalah aku. 
Tapi masing-masing bangga dengan pendapat mereka sendiri, itulah sekelumit pemikiran saya mengenai firman Allah SWT :
كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمۡ 

Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka.
(Al-An'am,108)
والله اعلم بالصواب

100 ayat perintah

Copas

*100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM AL QUR'AN*

*1. Jangan berkata kasar.* 
(QS 3 – Ali Imran : 159)
*2. Tahanlah marah.*
(QS 3 – Ali Imran : 134)
*3. Berbaiklah kepada orang lain.* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 36)
*4. Jangan sombong dan congkak.*
(QS 7 – Al A’raaf : 13)
*5. Maafkanlah kesalahan orang lain.* 
(QS 7 – Al A’raaf : 199)
*6. Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan.* 
(QS 20 – Thaahaa : 44)
*7. Rendahkanlah suaramu.* 
(QS 31 - Luqman : 19)
*8. Jangan mengejek orang lain.* 
(QS 49 – Al Hujuraat : 11)
*9. Berbaktilah pada orang tua (ibu bapak).* 
(QS 17 – Al Israa’ : 23)
*10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapak).* 
(QS 17 – Al Israa’ : 23)
*11. Jangan memasuki kamar pribadi ibu bapak tanpa izin.* 
(QS 24 – An Nuur : 58)
*12. Catatlah hutang-hutangmu.* 
(QS 2 – Al Baqarah : 282)
*13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta.* 
(QS 2 – Al Baqarah : 170)
*14. Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan.* 
(QS 2 – Al Baqarah : 280)
*15. Jangan makan riba’/membungakan uang* 
(QS 2 – Al Baqarah : 1)
*16. Jangan melakukan korupsi)* 
(QS 2 – Al Baqarah : 188)
*17. Jangan ingkar atau melanggar janji* 
(QS 2 – Al Baqarah : 177)
*18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu* 
(QS 2 – Al Baqarah : 283)
*19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan* 
(QS 2 – Al Baqarah : 42)
*20. Berlakulah adil terhadap semua orang* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 58)
*21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 135)
*22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)
*23. Wanita memiliki hak waris* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)
*24. Jangan memakan harta anak yatim* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 10)
*25. Lindungi anak yatim* 
(QS 2 – Al Baqarah : 220)
*26. Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenangnya* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 29)
*27. Damaikanlah orang yang berselisih* 
(QS 49 – Al Hujuraat : 9)
*28. Hindari perasangka buruk* 
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)
*29. Jangan memfitnah orang* 
(QS 2 – Al Baqarah : 283)
*30. Jangan memfitnah orang* 
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)
*31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial*(QS 57 – Al Hadid : 7)
*32. Biasakan memberi makan orang miskin* 
(QS 107 – Al Maa’uun : 3)
*33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah* 
(QS 2 – Al Baqarah : 273)
*34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah* 
(QS 17 – Al Israa’ : 29)
*35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu* 
(QS 2 – Al Baqarah : 264)
*36. Hormatilah tamu anda* 
(QS51AdzDzaariyaat26)
*37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri* 
(QS 2 – Al Baqarah : 44)
*38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi* 
(QS 2 – Al Baqarah : 60)
*39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid* 
(QS 2 – Al Baqarah : 114)
*40. Perangilah mereka yang memerangi mu* 
(QS 2 – Al Baqarah : 190)
*41. Jagalah etika perang* 
(QS 2 – Al Baqarah : 191)
*42. Jangan lari dari peperangan* 
(QS 8 – Al Anfaal : 15)
*43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)* 
(QS 2 – Al Baqarah : 256)
*44. Berimanlah kepada para Nabi* 
(QS 2 – Al Baqarah : 285)
*45. Jangan melakukan hubungan intim di saat haid* 
(QS 2 – Al Baqarah : 222)
*46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh* 
(QS 2 – Al Baqarah : 233)
*47. Jauhilah hubungan intim di luar nikah* 
(QS 17 – Al Israa’ : 32)
*48. Pilihlah pemimpin yg pantas. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya* 
(QS 2 – Al Baqarah : 247)
*49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya* 
(QS 2 – Al Baqarah : 286)
*50. Jangan mau dipecah belah* 
(QS 3 – Ali Imran : 103)

*51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini* 
(QS 3 – Ali Imran 3 :191)

*52. Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya* 
(QS 3 – Ali Imran : 195)

*53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 23)

*54. Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 34)

*55. Jangan pelit* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 37)

*56. Jangan iri hati* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 54)

*57. Jangan saling membunuh* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 92)

*58. Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan* 
(QS 4 – An Nisaa’ : 105)

*59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)

*60. Bekerja samalah dalam kebenaran* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)

*61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran* 
(QS 6 – Al An’aam : 116)

*62. Berlaku adil* 
(QS 5 – Al Maa-idah:8)

*63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 38)

*64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 63)

*65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 3)

*66. Hindari minum racun dan alkohol* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)

*67. Jangan berjudi* 
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)

*68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain* 
(QS 6 – Al An’aam : 108)

*69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu* 
(QS 6 – Al An’aam : 152)

*70. Makan dan minumlah secukupnya* 
(QS 7 – Al A’raaf : 31)

*71. Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat* 
(QS 7 – Al A’raaf : 31)

*72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan* 
(QS 9 – At Taubah:6)

*73. Jagalah kemurnian* 
(QS 9 – At Taubah : 108)

*74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah* 
(QS 12 – Yusuf : 87)

*75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa kerana kebodohannya* 
(QS 16 – An Nahl : 119)

*76. Berserulah/ajaklah  kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana* 
(QS 16 – An Nahl : 125)

*77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain* 
(QS 17 – Al Israa’ : 15)

*78. Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan* 
(QS 17 – Al Israa’ : 31)

*79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya* 
(QS 17 – Al Israa’ : 36)

*80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanafaat* 
(QS23–Al Mu’minuun:3)

*81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah* 
(QS 24 – An Nuur : 27)

*82. Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah* 
(QS 24 – An Nuur : 55)

*83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati* 
(QS 25 – Al Furqaan : 63)

*84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan* 
(QS 28–Al Qashash : 77)

*85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah* 
(QS 28 – Al Qashash:88)

*86. Jangan terlibat dalam homosexual* 
(QS29–Al ‘Ankabuut : 29)

*87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar* 
(QS 31 - Luqman : 17)

*88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong* 
(QS 31 - Luqman : 18)

*89. Wanita dilarang memamerkan diri* 
(QS 33 – Al Ahzab : 33)

*90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita* 
(QS 39 – Az Zumar : 53)

*91. Jangan berputus asa akan keampunan dari Allah* 
(QS 39 – Az Zumar : 53)

*92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan* 
(QS 41 – Fushshilat : 34)

*93. Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah* 
(QS 42–Asy Syuura : 38)

*94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa* 
(QS 49 – Al Hujuraat : 13)

*95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam)* 
(QS 57 – Al Hadid : 27) 

*96. Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu* 
(QS58–Al Mujaadilah11)

*97. Perlakukan kaum bukan Islam dengan baik dan adil* 
(QS60-Al Mumtahanah: 

*98. Hindari diri dari sifat kikir* 
(QS64–AtTaghaabun:16)

*99. Mohon keampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang* 
(QS73–AlMuzzammil;20)

*100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta* 
(QS 93–Adh Dhuhaa: 10) . 

Semoga bermanfaat , & dapat menjadi Pelajaran, dan bisa diamalkan dalam keseharian.
Dan smg kt semua sll dlm berkahannya & sll dlm LindunganNya. 
Aamiin aamiin Yra..

Sabtu, 28 Maret 2020

Aku adalah Anak Ayahku

Aku adalah Anak Ayahku.
Di mataku ayahku adalah sosok manusia mulia yang selamanya akan kujunjung tinggi, kuhormati, kudoakan dan kumintakan ampunan atas kekhilafannya hingga kelak Allah menempatkan di jannah beserta ibunda. Ayah memiliki sifat polos dan jujur, apa adanya. Misalnya saat beliau menjawab keinginanku untuk masuk pesantren beliau berkata :"Bapakmu seneng banget krungu yen sira karep mondok. Tak dungakke tapi lahire bapakmu ora bisa ngragati" (Ayahmu senang sekali mendengar bahwa kamu akan masuk pesantren. Kudoakan, tapi kenyataannya ayah tidak mampu menanggung beayanya.). Mendengar jawaban ayah yang begitu polos dan jujur itu aku tidak patah semangat, tapi rasa syukur bahwa aku terlahir dari seorang ayah yang benar-benar menerapkan "Allohus Shomad" bahkan aku merasa termotivasi untuk tetap ke pesantren berbekal doa ayah dan semuanya kupasrahkan kepada Allah. Akhirnya dengan restu ayah masuklah aku ke sebuah pondok pesantren di kotaku. Berkat doa ayah, aku mendapat kepercayaan menulis karya-karya Kiyahi di pesantren dimana aku mondok, yang dengan menulis tersebut aku diberinya upah yang lumayan. Saat itu belum musim komputer apalagi karya Kiyahi harus kutulis dengan kaligrafi, maka tulisan tanganku sangat berharga bagiku karena beliau meski seorang guru/Kiyahi yang sekedar menyuruh santrinya tapi juga  memberiku upah secara profesional hingga dapat menopang semua kebutuhan hidupku selama mondok di pesantren, untuk beli kitab, alat tulis dan lain-lain. Bukan hanya itu, oleh Kiyahiku aku mendapat kepercayaan menjadi katib dan sebagai guru di madrasahnya. Itu semua berkat doa ayah tercinta, idolaku. 
Sifat setiap figur "ayah" pada umumnya lebih bicara gengsi ketika menghadapi tuntutan anak harus sekolah, meski sebenarnya tidak mampu tapi karena gengsi sang ayah tetap menyekolahkan anaknya walau dengan hutang. Bahkan sampai selesai sekolah masih hutang uang sekolah, kredit kendaraan dan uang nebus ijazah, demi gengsi semata. Alhamdu lillah ayahku punya prinsip beda, hingga aku tumbuh menjadi manusia yang entah berapa prosen seperti ayahku.
Kini aku adalah bagian dari masyarakat, aku bagian dari sebuah keluarga ya keluarga ayah dan ibu, tapi aku kepala ya kepala keluarga kecilku, aku memimpin istri dan anakku. Ketika aku butuh sesuatu, aku berusaha meniru ayahku, qonaah dan tetap berusaha seraya terus berdoa kepada Allah tanpa mencari solusi yang instan atau hutang. Prinsip hidupku yang seperti ayahku ini membuat banyak orang keliru menilaiku. Mereka menilaiku orang yang serba berkecukupan, akhirnya selalu saja ada yang minta agar aku meminjami uang dalam jumlah besar. 
Terus aku harus menjawab bagaimana? Posisiku serba salah, jelas tidak mungkin aku mengiyakan karena memang tidak ada uang sebesar yang diminta. Sedang untuk menjawab "tidak bisa" mutlak orang tidak percaya karena dimata mereka aku tak nampak punya hutang dan tak ngeluh. Resikonya aku dibenci mereka yang pernah kecewa oleh sikapku yang seperti ini. Maafkanlah sikapku telah membuat "husnud dhon" Anda kepadaku menuai kekecewaan berat Anda.
Tapi ada juga manusia yang selalu menilaiku "negatif", di mata mereka tak ada kebaikan sama sekali pada diriku, mungkin karena memang benar tak ada atau mata mereka sengaja mereka butakan sendiri. Meski diri ini sering merasa terdholimi, tapi aku yaqin "Maliki yaumiddiin" artinya semua hakku sebagai Anak Adam yang mereka rampas di dunia ini akan diadili seadil-adilnya oleh Sang Malik di hari Addien (pembalasan).