Semua manusia hidup pasti menerima ujian dari Allah, materi ujian kadangkala enak dan boleh jadi tidak enak. Banyak manusia yang diuji oleh Allah dengan ujian yang tidak enak, seperti sakit, tidak punya duit, dll. tetapi lulus karena bisa menjalani dengan sabar dan qana'ah. Namun justru banyak yang diuji dengan yang enak-enak, badan sehat, harta melimpah, tapi tidak bisa bersyukur, tidak membayar zakat, tidak peduli dengan orang lain, akhirnya tidak lulus.
Allah swt berfirman :
كل نفس ذائقة الموت ونبلوكم بالشر والخير فتنة والينا ترجعون
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan". qs. Al-Anbiya' 35
Mau'idhoh khusus bagi keluarga :
"Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah Para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. kemudian apabila telah habis 'iddahnya, Maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka[147] menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat". QS Al-Baqarah 234.
Bagi kaum wanita selain istri almarhum, hanya diperintahkan untuk "Ihdad" tiga hari saja.
Mau'idhoh di acara pemberangkatan janazah mas H. Mujahid bin Ahmad Taqwa, Senin , 7 Rajab 1433 H/ 28 Mei 2012 M pk 11.30 WIB
[147] Berhias, atau bepergian, atau menerima pinangan.