Selasa, 18 Desember 2012

Tirakatan dan Napak Tilas




الحمد لله نسآله كل يوم بقولنا اهدنا الصراط المستقيم ، والصلاة والسلام علي النبي الذي حمده الله بقوله وانك لعلي خلق عظيم ، وعلي آله وصحبه اجمعين، اما بعد : فاتقواالله رب العرش العظيم

Tirakatan dari thariqatan (bhs Arab) yang artinya perjalanan hidup, hal,madzhab, metode. Yang muqtadhal hal dengan thema atau judul kali ini adalah perjalanan hidup SMP Negeri 3 Purworejo, yang dulu SMPN 1 Kutoarjo.
Sedang kalimat “Napak Tilas” disini saya lebih suka kalau ini iqtibas dari kata mutiara dalam bahasa Arab yang populair , yaitu :
المحافظة علي القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح
Yang artinya dalam terjemahan bebas adalah :
Napak tilas perjuangan para pendahulu kita yang masih relevan, dan mencari terobosan baru yang punya nilai lebih.
Mulai dari siswa pertama di sekolah ini sampai para guru yang truko (tharaqa albaba: mengetuk pintu) mengajar di sekolah ini , sudah tentu diantara mereka itu banyak yang sudah berhasil (menjadi “alqadim ash-shalih”). Kalau menurut Imam Al-Mawardi dalam kitabnya “Adabud-dunya wad-din” pekerjaan manusia itu ada 4 macam :
1.    Azzira’ah : bercocok tanam . Alumnus SMP 3 yang sukses di bidang ini banyak sekali, bahkan mereka telah mampu menyekolahkan anak-anak mereka sampai jenjang S1,S2 dan seterusnya.
2.    Ash-shina’ah : skill/pertukangan , ada tukang insinyur kata Rano Karno dalam si Dul Anak Betawi………………………………………….
3.    At-tijarah : dari pasar tradisional sampai waralaba. Alumni sekolah ini sudah ada yang punya saham di Indo Mart, Alfa Mart, Lotte Mart ?
4.    Al-imarah : pegawai pemerintah, bupati ?

Kalau semua “Alqadimis-shalih” / alumni SMPN 3 ini bersama dalam satu majlis, kemudian masing-masing menyumbangkan sesuatu (meniru Syahrini) untuk kemajuan pendidikan di sekolah ini, subhanallah !
Itu semua adalah interpretasi dari :

المحافظة علي القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح
Nah , tinggal “wal akhdu bil jadidil ashlah” ini wujudnya seperti apa ? Memberi bea siswa kepada pelajar yang belum beruntung punya orang tua yang mampu, atau dalam bentuk lain.

Jika kita yang tiap lima waktu mengulang-ulang sebuah permintaan yang sama, yaitu :
 اهدنا الصراط المستقيم
Yang artinya :
Ya Allah, berilah kami ini kekuatan untuk teguh berada di di shirath/thariq/jalan yang jelas, yang tidak bengkok  ( Islam ).
            Itulah napak tilas dalam beragama, mencontoh “shirathalladziina an’amallahu ‘alaihim” yaitu napak tilas para nabi, shiddiqin, syuhada’ dan para shalihin.
Sedang pengertian napak tilas disini lebih mengerucut lagi, seperti syair berikut :

ولكل واحدهم طريق من طرق *  يختاره فيكون من ذا واصلا
كجلوسه بين الانام مربيا  *  وككثرة الاوراد كالصوم الصلا
وكخدمة للناس والحمل الحطب  *  لتصدق بمحصل متمولا
Bagi setiap salik ada sebuah method yang dapat mengantarkannya untuk wushul / sampai kepada tujuan, antara lain mengajar / mendidik , ada yang wiirid puasa, shalat-shalat sunat, menolong orang lain, membawakan kayu bakar dan mendapat upah.

            Thariqatan / tirakatan dan napak tilas adalah ajaran agama, jikalau ibadah mahdhah dalam beragama kita harus napak tilas nabi dan shahabatnya , dan dalam arti luas napak tilas itu merupakan karakter manusia, mencontoh, tanpa mencontoh manusia tidak dapat berbuat apa-apa. Namun, dalam mencontohpun dibutuhkan kesungguhan yang sampai dalam batas “kangelan” .
Imam Azzarnuji bersyair ;

تمنيت ان تمسي فقيها مناظرا  *  بغير عناء والجنون فنون
وليس اكتساب المال دون مشقة  *  تحملها فالعلم كيف يكون
Kamu ingin menjadi orang yang ahli tapi tak mau sengsara, artinya kamu gila.
Cari hartapun tidak akan berhasil tanpa kerja keras dan tahan menderita. Begitu pula, cari ilmu tanpa kerja keras tidak akan berhasil.
Kesimpulan :
Keberhasilan apapun tetap harus mencontoh dan menempuh thariqat pendahulunya yang baik dan relevan atau napak tilas, dan itupun harus istiqomah atau rutin.
Firman Allah swt dalam srah Al-Jin ayat 16 :

وان لواستقاموا علي الطريقة لاسقيناهم ماء غدقا
Seandainya mereka mau istiqamah dalam thariqah pendahulunya, maka Kami (Allah) akan melapangkan rizqi mereka

1 komentar: